Lurah Maphar Akui Kecolongan Soal Diskotek Top 10

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 17:57 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Lurah Maphar, Sri Pudjiastuti mengaku kecolongan mengenai operasi diskotek Top 10. Ia mengakui selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diskotek itu tertutup rapat.

"Kita enggak lihat adanya aktivitas. Dari luar sepi, seperti tak berpenghuni, sementar warga tak ada yang melapor," kata Sri menanggapi penyegelan Diskotek Top 10 oleh Satpol PP DKI Jakarta, Jumat (2/10/2020). (Baca juga: Nekat Buka Saat PSBB, Diskotek di Taman Sari Disegel Satpol PP )



Selama ini, Sri mengaku tak pernah menyadari bahwa tempat hiburan malam itu tetap buka meskipun PSBB. Pasalnya, dari luar diskotek itu tampak sepi sehingga tidak mengundang perhatian warga. (Baca juga: Satpol PP Sebut Diskotek Top 10 Tutup Selama PSBB Jakarta )

Termasuk pihak Kelurahan Maphar tidak pernah mendapatkan laporan dari warga terkait aktivitas diskotek. Sri menduga, wilayah diskotek yang terpisah dengan pemukiman warga membuat warga tidak sadar akan aktivitas di dalam diskotek itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!