Warga Buton yang Disandera Abu Sayyaf Tewas Tertembak, Keluarga Minta Dipulangkan
Rabu, 30 September 2020 - 22:15 WIB
La Ba'a meninggal dunia setelah tertembak dalam bentrokan senjata antara kelompok Abu Sayyaf dan militer Filipina dari kesatuan Joint Task Force Sulu dan 45th Batalyon Infantry di Kota Patikul, Provinsi Sulu, Mindanau.
La Ba'a adalah satu dari lima warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok separatis Abu Sayyaf sejak Januari 2020 silam. Sebelumnya kelompok Abu Sayyaf menculik lima nelayan asal Sulawesi Tenggara pada Januari 2020.
Mereka diculik oleh kelompok pemberontak itu di perairan Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Selain La Ba'a, keempat korban lainnya, yakni Arsyad Dahlan (41), Riswanto Hayano (27), Edi Lawalopo (53), dan Syarizal Kastamiran (29).
Empat korban tersebut merupakan warga Kabupaten Wakatobi yang bekerja di perusahaan perikanan di wilayah Sandakan, Sabah, Malaysia.
La Ba'a adalah satu dari lima warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok separatis Abu Sayyaf sejak Januari 2020 silam. Sebelumnya kelompok Abu Sayyaf menculik lima nelayan asal Sulawesi Tenggara pada Januari 2020.
Mereka diculik oleh kelompok pemberontak itu di perairan Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Selain La Ba'a, keempat korban lainnya, yakni Arsyad Dahlan (41), Riswanto Hayano (27), Edi Lawalopo (53), dan Syarizal Kastamiran (29).
Empat korban tersebut merupakan warga Kabupaten Wakatobi yang bekerja di perusahaan perikanan di wilayah Sandakan, Sabah, Malaysia.
(awd)
Lihat Juga :