Sehari Tambah 50 Kasus Positif COVID-19, Pemkab Bogor Minta Saran Epidemiolog UI

Selasa, 29 September 2020 - 10:37 WIB
Secara umum, pakar epidemiologi hanya menitipkan pesan agar Pemkab Bogor kembali mengetatkan protokol kesehatan. Baik di ruang publik bagi masyarakat, maupun di lingkungan kantor pemerintahan. Pakar epidemiologi juga mengimbau, agar gerakan 3 M selalu dilakukan. "Mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, adalah cara yang paling efektif untuk mencegah penyebaran covid-19. Bahkan sampai 70% tingkat keberhasilannya," ucapnya.

Tak hanya itu, kedepan Pemkab Bogor juga akan lebih fokus dalam melakukan tracking terhadap kontak erat dengan pasien positif COVID-19. "Tes, Cek, Lacak dan Isolasi, ini akan menjadi fokus kami pada PSBB perpanjangan selanjutnya. Apalagi saat ini orang tanpa gejala (OTG) sedang menjadi tren penyebaran COVID-19," katanya.

Sementara itu, data terbaru dari hasil monitoring harian infeksi kewaspadaan Covid-19 Kabupaten Bogor, pada Senin 29 September 2020, kasus positif COVID-19 dilaporkan ada penambahan 50 kasus positif baru. Total kasus COVID-19 di Kabupaten Bogor hingga pukul 19.00 WIB jumlahnya mencapai 1.755 orang.

“Dengan rincian sembuh 1.080 orang, meninggal 50 Orang dan masih sakit atau positif aktif 619 orang," ungkap Juru Bicara (Jubir) Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, dalam keterangan pers tertulisnya. (Baca juga; Ketua DPRD Positif, Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Bertambah 56 Orang )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!