Ada Pekerjaan Girder, Ini Rekayasa Arus Lalin di Tol Solo-Ngawi
Selasa, 29 September 2020 - 07:56 WIB
Ini gambaran rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan lajur sementara (Detour) di KM 544+200 sampai KM 544+900. Foto/Ist
SRAGEN - Sehubungan dengan berlangsungnya pekerjaan Simpang Susun Sragen Timur pada KM 544+600 ruas jalan tol Solo-Ngawi , akan dilaksanakan pekerjaan erection girder dengan bentang 40,80 meter.
Dikarenakan pelaksanaan pekerjaan tersebut berpotensi mengganggu arus lalu lintas, PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) selaku pengelola ruas jalan tol Solo-Ngawi akan melakukan rekayasa lalu lintas yaitu dengan mengalihkan lajur sementara (Detour) di KM 544+200 sampai dengan KM 544+900. (Baca juga: Mobil Kecelakaan di Tol, Dokter TNI Berpangkat Letkol dan Istri Tewas )
Pengalihan lajur tersebut akan dilakukan pada hari ini, Selasa (29/9/2020) sampai Kamis (1/10/2020) pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. (Baca juga: Proyek MRT Fase II, Dishub DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas )
Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Arie Irianto mengatakan, PT JSN telah menyiapkan mitigasi risiko untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi akibat pekerjaan tersebut.
Dikarenakan pelaksanaan pekerjaan tersebut berpotensi mengganggu arus lalu lintas, PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) selaku pengelola ruas jalan tol Solo-Ngawi akan melakukan rekayasa lalu lintas yaitu dengan mengalihkan lajur sementara (Detour) di KM 544+200 sampai dengan KM 544+900. (Baca juga: Mobil Kecelakaan di Tol, Dokter TNI Berpangkat Letkol dan Istri Tewas )
Pengalihan lajur tersebut akan dilakukan pada hari ini, Selasa (29/9/2020) sampai Kamis (1/10/2020) pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. (Baca juga: Proyek MRT Fase II, Dishub DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas )
Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Arie Irianto mengatakan, PT JSN telah menyiapkan mitigasi risiko untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi akibat pekerjaan tersebut.
Lihat Juga :