Beredar Kabar Gunung Salak Bogor Terbelah, Ini Penjelasan BNPB

Minggu, 27 September 2020 - 17:05 WIB
Beberapa catatan terkait kerusakan yang teridentifikasi yakni tertutupnya akses jalan dari Kampung Palalangon dan Kampung Loji dan longsor di tiga wilayah yang menimpa rumah warga, musala, dan jembatan penghubung Palalangan dan Loji.

Hasil survei hulu Sungai Cikedung dan Cisereh di puncak Gunung Salak 3 menyebutkan terdapat longsoran di sepanjang bibir hulu sungai akibat hujan deras pada Senin lalu. Di samping itu, Tim Resort Salak 1 dan Pusat Swaka Elang Jawa (PSSEJ) tidak menemukan adanya bekas penebangan liar. (Baca juga: Warga Lereng Gunung Salak Geger Temukan Mayat Leher Terikat di Pohon)



Bencana longsor akibat fenomena alam. Kayu yang dibawa air sungai merupakan longsoran sepanjang aliran sungai. Pada saat kejadian tinggi air sungai di hulu atau puncak Salak 3 cukup tinggi dan air terpecah di lokasi pesawahan dan ladang atau kebun masyarakat.

Pada cuaca normal aliran air sungai sangat kecil dan akan sangat besar ketika hujan deras atau ekstrem. Menyikapi itu, Doni meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mengingatkan masyarakat yang berada di bagian bawah dan sekitar kawasan agar berhati-hati. “Jangan sampai kena material longsor. Kalau ada yang berisiko ambil langkah mengungsi selama musim hujan,” imbaunya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!