Beredar Kabar Gunung Salak Bogor Terbelah, Ini Penjelasan BNPB
Minggu, 27 September 2020 - 17:05 WIB
Beredar kabar melalui media sosial bahwa hujan yang belakangan terjadi menyebabkan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat terbelah. Foto: Ist
BOGOR - Beredar kabar melalui media sosial bahwa hujan yang belakangan terjadi menyebabkan Gunung Salak, Bogor terbelah. Setelah dicek Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kejadian itu merupakan salah satu titik longsoran yang dipicu hujan lebat pada Senin 21 September 2020.
Berdasarkan laporan Resort Pengelolaan Taman Nasional Wilayah (PTNW) Gunung Salak 1 pada Kamis 24 September 2020, curah hujan mengakibatkan debit air Sungai Cikedung meluap dan longsoran di bibir sungai. (Baca juga: Cegah Banjir, Pemkot Jaktim Kerahkan Damkar Bersihkan Saluran Air)
Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, wilayah yang dipantau adalah Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Ini adalah hasil identifikasi di lapangan hingga jalur Sungai Cikedung dari hulu atau puncak Salak 3 sampai hilir (Palalangon).
“Luapan Sungai Cikedung juga dipicu oleh rusaknya jalur sungai seperti pendalaman dan pelebaran jalur sungai serta kerusakan lain di bagian hilir," ujar Doni dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 26 September 2020.
Berdasarkan laporan Resort Pengelolaan Taman Nasional Wilayah (PTNW) Gunung Salak 1 pada Kamis 24 September 2020, curah hujan mengakibatkan debit air Sungai Cikedung meluap dan longsoran di bibir sungai. (Baca juga: Cegah Banjir, Pemkot Jaktim Kerahkan Damkar Bersihkan Saluran Air)
Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, wilayah yang dipantau adalah Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Ini adalah hasil identifikasi di lapangan hingga jalur Sungai Cikedung dari hulu atau puncak Salak 3 sampai hilir (Palalangon).
“Luapan Sungai Cikedung juga dipicu oleh rusaknya jalur sungai seperti pendalaman dan pelebaran jalur sungai serta kerusakan lain di bagian hilir," ujar Doni dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 26 September 2020.
Lihat Juga :