Tawuran Berujung Maut, Para Pelaku Peragakan 28 Adegan

Jum'at, 25 September 2020 - 07:18 WIB
Rekonstruksi tawuran yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Jakarta Pusat. Foto: Komaruddin Bagja Arjawinangun/SINDOnews
JAKARTA - Penyidik Polsek Metro Menteng menggelar rekonstruksi segerembolan pemuda yang ditangkap karena melakukan aksi kekerasan berujung kematian di wilayah Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Rekonstruksi melibatkan para pelaku yang diamankan berjumlah enam orang yang mayoritas berusia dibawah umur. Keenamnya terdiri dari TG (19), HS (18), AR (14), DA (17), RRN (16), dan MB (15).



Satu orang meninggal (akibat tawuran), pelakunya, berinisial TG (19). Korban meninggal karena bacokan di bagian leher. Dalam rekonstruksi yang dilakukan di Polsek Metro Menteng, ada puluhan adegan yang dipraktikan para pelaku.

"28 adegan yang sudah dilaksanakan berjalan dengan aman dan lancar," jelas Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Gozali Luhulima di Jakarta, Kamis 24 September 2020. (Baca juga: Miris, Jalan Tol Kota Makassar Jadi Arena Tawuran )

Gozali menambahkan, rangkaian peristiwa berawal dari chating antara kedua geng. Lalu, menyulut para pemuda itu untuk melakukan aksi kekerasan menggunakan senjata tajam. "Kemudian ada kelompok pemuda di Kali Pasir yang melihat di Instagram di live. Mereka pun ikut melakukan aksi penyerangan," ungkap Gozali.

Gozali menjelaskan, dari rekonstruksi terungkap bahwa pemicunya adalah undangan untuk tawuran di media sosial. "Tersangka yang dibawah umur ada yang 15 tahun ada yang 16 tahun mereka. Mereka berkomunikasi di IG ajak tauran setelah itu sudah terjadi," imbuh Gozali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!