Rehabilitasi Pasar Sentral Jadi Target Infrastruktur Nasional

Rabu, 23 September 2020 - 22:51 WIB
Ditandai dengan penandatangan kontrak, telah dilaksanakan pada tanggal 9 September 2020. Dimana saat ini APBD Kota Gorontalo belum mampu membiayai pembangunan rehabilitasi Pasar Sentral, yang dananya cukup besar yaitu sekitar Rp 65 Milyar.

“Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo dalam Rehabilitasi Pasar Sentral ini, telah membangun lapak – lapak untuk para pedagang Pasar Sentral, dalam berdagang sementara selama rehabilitasi pasar sentral dikerjakan. Pemerintah Kota Gorontalo telah membangun lapak – lapak tersebut sebanyak 902 lapak, dengan anggaran Rp 1,3 Milyar.” ungkapnya.

Lebih lanjut, Marten menuturkan, dalam pembangunan lapak maupun relokasi pedagang tersebut, diberi batas waktu oleh Kementerian PUPR hanya 60 hari kalender dan dalam pembangunan lapak tersebut kami bekerjasama antara Pemerintah Kota Gorontalo melaui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dengan Kodim 1304 Gorontalo.

Dengan adanya Rehabilitasi Pasar Sentral Kota Gorontalo, kegiatan ratusan pedagang akan bisa menumbuh kembangkan interaksi antara pedagang dan masyarakat dan diharapkan mampu menumbuhkan kembali minat konsumen, untuk berbelanja di pasar rakyat tradisional.

“Sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Harapan kami bahwa pekerjaan Rehablitasi Pasar Sentral ini, bisa selesai sesuai jadwal dalam kontrak pelaksanaan,” pungkas Marten.(tmHMS).
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!