UMKM Perkebunan Naik Kelas, BPDP Buka Jalan Menuju Pasar Global

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:14 WIB
Keikutsertaan BPDP di ICCE 2026 juga menjadi bagian dari strategi memperkuat promosi sektor perkebunan nasional sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui pameran berskala nasional ini, BPDP ingin menunjukkan bahwa komoditas perkebunan tidak hanya menjadi bahan baku industri, tetapi juga mampu melahirkan produk kreatif bernilai ekonomi tinggi.

Kepala Divisi Kerja Sama Kelembagaan dan UMKM BPDP Helmi Muhansyah mengatakan partisipasi BPDP dalam ICCE 2026 merupakan wujud komitmen lembaga dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis komoditas perkebunan.

"Keikutsertaan BPDP dalam Indonesia Creative & Crafts Expo (ICCE) 2026 merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis komoditas perkebunan. Melalui ajang ini, BPDP mendorong promosi produk-produk kreatif dan inovatif hasil UMKM binaan, memperluas jejaring usaha dan akses pasar, serta memperkenalkan potensi hilirisasi komoditas kelapa sawit, kelapa, dan kakao sebagai produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan daya saing UMKM Indonesia," ungkap Helmi.

Dalam pameran tersebut, BPDP menghadirkan berbagai produk inovatif hasil karya UMKM binaan. Produk yang dipamerkan antara lain batik dengan pewarna berbasis sawit dari Jayanti Batik dan Smart Batik, tas serta sandal berbahan lidi kelapa sawit produksi Cambia Craft, hingga minuman berbahan dasar air kelapa murni dari Es Kelapa Muda 91 Semarang.

Selain itu, BPDP juga menampilkan hasil Program Grant Riset Sawit berupa rompi antipeluru yang dikembangkan menggunakan biomaterial berbasis kelapa sawit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!