FK Unair Baksos di Jombang, Fokus Tingkatkan Kesehatan Warga dan Lansia
Senin, 27 Juli 2026 - 13:25 WIB
“Mudah-mudahan apa yang dilakukan selama di Desa Wonosalam bisa membawa dampak positif bagi warga desa dan seluruh masyarakat, begitu pula dengan pemerintah desa. Kami berharap kegiatan seperti ini nanti bisa berkelanjutan di tahun-tahun selanjutnya,” ujarnya.
Ganda juga mengajak mahasiswa untuk aktif berinteraksi dengan warga di rumah singgah masing-masing untuk saling berbagi edukasi mengenai pola hidup sehat . “Kami juga mohon arahan dari teman-teman agar kami bisa menjadikan tempat dan lingkungan kami sebagai tempat yang sehat. Nanti ketika di rumah singgah, bisa ikut berbicara dengan tuan rumahnya, diajak sharing tentang kesehatan dan lingkungan yang sehat,” tambahnya.
Dukungan penuh turut disampaikan Camat Wonosalam, Yudha Asmara. Ia merasa terhormat atas kehadiran ratusan mahasiswa FK Unair di wilayahnya, terlebih Kecamatan Wonosalam memiliki indeks kerawanan bencana alam paling tinggi di Kabupaten Jombang, sehingga sektor kesehatan menjadi perhatian utama.
Yudha turut mengenalkan program inovatif kerelawanan di wilayahnya yang bernama Welas (Wonosalam Empati Lansia Disabilitas). Sebuah program kesehatan non-APBD yang didanai secara swadaya oleh ASN, TNI, Polri, dan donatur untuk membantu lansia serta penyandang disabilitas.
Ia berharap mahasiswa FK UNAIR dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan program tersebut serta mahasiswa perguruan tinggi lain yang sedang melaksanakan KKN di Wonosalam. “Suatu kehormatan bagi kami, kurang lebih sekitar 450 anak memberikan bakti sosial di masyarakat kami, terutama di Desa Wonosalam. Semoga apa yang dilakukan empat hari ke depan bisa memberikan berkah dan bantuan, baik secara langsung maupun sumbangsih pemikiran kepada kami,” ungkapnya.
Ganda juga mengajak mahasiswa untuk aktif berinteraksi dengan warga di rumah singgah masing-masing untuk saling berbagi edukasi mengenai pola hidup sehat . “Kami juga mohon arahan dari teman-teman agar kami bisa menjadikan tempat dan lingkungan kami sebagai tempat yang sehat. Nanti ketika di rumah singgah, bisa ikut berbicara dengan tuan rumahnya, diajak sharing tentang kesehatan dan lingkungan yang sehat,” tambahnya.
Dukungan penuh turut disampaikan Camat Wonosalam, Yudha Asmara. Ia merasa terhormat atas kehadiran ratusan mahasiswa FK Unair di wilayahnya, terlebih Kecamatan Wonosalam memiliki indeks kerawanan bencana alam paling tinggi di Kabupaten Jombang, sehingga sektor kesehatan menjadi perhatian utama.
Yudha turut mengenalkan program inovatif kerelawanan di wilayahnya yang bernama Welas (Wonosalam Empati Lansia Disabilitas). Sebuah program kesehatan non-APBD yang didanai secara swadaya oleh ASN, TNI, Polri, dan donatur untuk membantu lansia serta penyandang disabilitas.
Ia berharap mahasiswa FK UNAIR dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan program tersebut serta mahasiswa perguruan tinggi lain yang sedang melaksanakan KKN di Wonosalam. “Suatu kehormatan bagi kami, kurang lebih sekitar 450 anak memberikan bakti sosial di masyarakat kami, terutama di Desa Wonosalam. Semoga apa yang dilakukan empat hari ke depan bisa memberikan berkah dan bantuan, baik secara langsung maupun sumbangsih pemikiran kepada kami,” ungkapnya.
Lihat Juga :