Bentrokan Berdarah di Adonara NTT, Menteri HAM Kerahkan Tim Dorong Penyelesaian lewat Budaya

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:52 WIB
Aparat gabungan berjaga di lokasi bentrokan berdarah di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT. Foto/istimewa
JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memerintahkan Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kemenham NTT) bersama Staf Khusus Menteri segera menyelesaikan bentrokan berdarah di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT. Salah satunya melalui pendekatan budaya.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap penanganan konflik yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil. Berdasarkan laporan sementara, bentrokan antar dua desa itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, sejumlah warga mengalami luka-luka, serta puluhan rumah terbakar.



Pigai menyatakan pemantauan di lapangan bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi masyarakat pascakonflik sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan dalam mendukung proses penyelesaian secara damai. Hasil pemantauan tersebut nantinya akan dijadikan bahan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Baca juga: 3 Orang Tewas dan 20 Rumah Ludes Terbakar Akibat Bentrok Warga di Pulau Adonara NTT
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!