BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:25 WIB
Dalam suasana dialog yang berlangsung hangat serta penuh kekeluargaan Kepala BNPB yang didampingi oleh Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur beserta jajaran forkopimda mendengar langsung pertanyaan dari masyarakat terkait berbagai persoalan yang ada di lokasi hunian sementara Desa Konga Kecamatan Titehena.

Pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat merespons aspirasi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Flores Timur yang berharap bisa segera pindah dari Hunian Sementara (Huntara) ke Hunian Tetap (Huntap). Dalam dialog langsung antara Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Forkopimda Kabupaten Flores Timur, dan warga setempat, Wakil Bupati Flores Timur telah menentukan 3 titik relokasi dan disepakati percepatan pembangunan infrastruktur permukiman, termasuk usulan penambahan 238 unit Huntap mandiri.

Baca juga: 8 Kali Erupsi Beruntun, Status Gunung Lewotobi Laki-laki Awas Level IV

Program Huntap mandiri di atas tanah milik warga ini merupakan perluasan dari tahap awal yang hanya 12 Kepala Keluarga (KK). Saat ini, 11 unit rumah telah berhasil dibangun. Sementara itu, 1 KK yang sebelumnya sempat mengalami kendala perubahan administrasi lahan kini telah mengantongi persetujuan dan akan segera dibangun.

Melihat keberhasilan tersebut, masyarakat mengusulkan penambahan sebanyak 238 unit Huntap mandiri baru. Pembangunan 238 unit mandiri ini akan dilakukan secara simultan atau bersamaan dengan pembangunan kompleks Huntap utama yang akan dikerjakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!