Meski Tengah Pandemi Covid-19, DPRD DKI Minta Sudin SDA Tetap Fokus Cegah Banjir

Selasa, 22 September 2020 - 17:15 WIB
Oleh karena itu, kata Kent, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) di setiap kecamatan agar selalu sigap jika terjadi genangan di sejumlah titik di wilayahnya. Sehingga bencana banjir tersebut dapat diselesaikan secara cepat, dan tidak sampai warga mengalami kerugian harta benda akibat banjir.

"Kasatpel setiap kecamatan harus selalu sigap jika terdapat indikasi banjir. Jangan kerja setengah-setengah dalam menghadapi banjir di masa pandemi Covid ini. cek rumah-rumah pompa yang bermasalah dan siapkan semua pompa mobile," tuturnya.

Dalam menyikapi banjir di Jakarta, kata Kent, yang bertanggung jawab tidak hanya Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Bina Marga juga mempunyai tanggung jawab dalam hal ini. (Baca juga: Terapkan Protokol Kesehatan, Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Jakarta Ditambah Dua Kali Lipat)

"Tanggung jawab soal banjir di Jakarta tanggung jawab kita semua. Banjir diakibatkan karena berkurangnya area serapan air karena pembangunan trotoar yang serampangan dan perubahan tata guna lahan, saluran air yang tidak memadai, dan juga perilaku masyarakat yang kurang peduli terhadap lingkungan dan suka buang sampah sembarangan," tutur Kent.

Pasalnya, sambung Kent, Pemprov DKI mendapat pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp12,5 triliun untuk pemulihan ekonomi. Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta telah mengajukan anggaran kurang lebih Rp5 triliun untuk penanggulangan banjir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!