Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
Rabu, 15 Juli 2026 - 14:54 WIB
Densus 88 Antiteror Polri mengungkap bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang berdaya ledak rendah. Foto/SindoNews
JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap fakta baru dalam penyelidikan kasus ledakan bom di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat. Polisi memastikan ledakan yang sempat menggegerkan lingkungan sekolah itu berasal dari bom rakitan dengan daya ledak rendah atau low explosive.
"Dari beberapa bom rakitan yang dibuat hanya satu meledak (low explosive) di samping kelas,” kata Jubir Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, Rabu (15/7/2026).
Mayndra menyebutkan, R belajar merakit bom dari internet dan terinspirasi kasus SMAN 72 Jakarta beberapa waktu lalu. “Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025,” ujar dia.
Baca juga: Pelajar Perakit Bom di MAN 3 Padang Belajar dari Internet, Terinspirasi Kasus Bom SMA 72 Jakarta
Meski begitu, pihaknya masih melakukan pendalaman. Berdasarkan keterangan awal terduga, perangkat diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.
“Pelaku juga mengaku telah bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak. Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum," ungkap Mayndra.
"Dari beberapa bom rakitan yang dibuat hanya satu meledak (low explosive) di samping kelas,” kata Jubir Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, Rabu (15/7/2026).
Mayndra menyebutkan, R belajar merakit bom dari internet dan terinspirasi kasus SMAN 72 Jakarta beberapa waktu lalu. “Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025,” ujar dia.
Baca juga: Pelajar Perakit Bom di MAN 3 Padang Belajar dari Internet, Terinspirasi Kasus Bom SMA 72 Jakarta
Meski begitu, pihaknya masih melakukan pendalaman. Berdasarkan keterangan awal terduga, perangkat diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.
“Pelaku juga mengaku telah bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak. Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum," ungkap Mayndra.
Lihat Juga :