UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
Senin, 06 Juli 2026 - 13:37 WIB
Selain itu, para guru dan karyawan diimbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Apabila terdapat hak yang belum terpenuhi, seperti keterlambatan pembayaran gaji atau honorarium, penyampaiannya diminta dilakukan melalui mekanisme resmi kepada pihak yang berwenang, bukan melalui isu atau gosip.
Dalam pembekalan tersebut juga diluruskan mengenai pengelolaan keuangan sekolah. UIN menegaskan bahwa dana operasional Triguna maupun MP tidak dikelola oleh UIN. Pengelolaan keuangan tetap berada di bawah Triguna sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Peran UIN sebatas melakukan pengawasan terhadap proses perencanaan anggaran, penggunaan dana, serta administrasi keuangan. Karena itu, apabila terjadi keterlambatan pencairan dana atau pembayaran, hal tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan internal dan bukan karena dana telah dikelola oleh UIN.
Melalui kegiatan pengukuhan dan pembekalan ini, UIN berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan dapat terus bekerja secara professional dan menjaga integritas. Termasuk bersama-sama membangun SMA dan SMK Triguna Utama menjadi institusi pendidikan dengan tata kelola modern, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Baca juga: Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Kuasa Hukum UIN Jakarta, Rusdy Ridho, menjelaskan pengukuhan guru dan tendik (integrasi SDM) hari ini membuat status mereka sudah sah di bawah naungan badan usaha sekolah UIN Jakarta, dan sudah terintegrasi sesuai KMA 1543. Di mana dalam Keputusan Menteri Agama tersebut mengintegrasikan 4 hal, yakni kelembagaan, SDM, aset, dan keuangan. ”Maka kami mengimbau tidak ada lagi pihak-pihak yang mencoba masuk ke aset negara ini (BMN), memprovokasi/menghasut para guru & tendik serta mengganggu proses KBM,” tegasnya.
Dia juga memastikan jika tim hukum UIN Jakarta akan mengambil langkah tegas apabila ada pihak-pihak yang mencoba melakukan tindakan di luar kewenangannya (ultra vires). ”Maka kami berharap suasana di Triguna menjadi kondusif pasca integrasi karena guru dan tendik dalam minggu ini sedang fokus pada SPMB,” tandasnya.
Dalam pembekalan tersebut juga diluruskan mengenai pengelolaan keuangan sekolah. UIN menegaskan bahwa dana operasional Triguna maupun MP tidak dikelola oleh UIN. Pengelolaan keuangan tetap berada di bawah Triguna sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Peran UIN sebatas melakukan pengawasan terhadap proses perencanaan anggaran, penggunaan dana, serta administrasi keuangan. Karena itu, apabila terjadi keterlambatan pencairan dana atau pembayaran, hal tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan internal dan bukan karena dana telah dikelola oleh UIN.
Melalui kegiatan pengukuhan dan pembekalan ini, UIN berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan dapat terus bekerja secara professional dan menjaga integritas. Termasuk bersama-sama membangun SMA dan SMK Triguna Utama menjadi institusi pendidikan dengan tata kelola modern, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Baca juga: Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Kuasa Hukum UIN Jakarta, Rusdy Ridho, menjelaskan pengukuhan guru dan tendik (integrasi SDM) hari ini membuat status mereka sudah sah di bawah naungan badan usaha sekolah UIN Jakarta, dan sudah terintegrasi sesuai KMA 1543. Di mana dalam Keputusan Menteri Agama tersebut mengintegrasikan 4 hal, yakni kelembagaan, SDM, aset, dan keuangan. ”Maka kami mengimbau tidak ada lagi pihak-pihak yang mencoba masuk ke aset negara ini (BMN), memprovokasi/menghasut para guru & tendik serta mengganggu proses KBM,” tegasnya.
Dia juga memastikan jika tim hukum UIN Jakarta akan mengambil langkah tegas apabila ada pihak-pihak yang mencoba melakukan tindakan di luar kewenangannya (ultra vires). ”Maka kami berharap suasana di Triguna menjadi kondusif pasca integrasi karena guru dan tendik dalam minggu ini sedang fokus pada SPMB,” tandasnya.
(poe)
Lihat Juga :