Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Sabtu, 04 Juli 2026 - 18:35 WIB
"Budaya Sunda yang agung selalu mengajarkan welas asih, kasih sayang dan saling menghormati bertolak belakang dengan syair (lirik) tersebut, yang merendahkan martabat perempuan," ucap Siti.
Baca juga: MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Bahkan, kata Siti, budaya patriaki yang merendahkan jenis kelamin tertentu tak dapat diterima dari sisi agama, budaya maupun sosial. Ia pun mewanti-wanti agar tak ada nilai-nilai itu di Indonesia.
Baginya, cerminan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sudah harus menyatukan perbedaan pandangan, termasuk antara laki-laki dan perempuan.
"Nilai-nilai ini sesuai dengan nilai agama, yang membedakan seorang itu hanya Taqwanya, bukan karena jenis kelaminnya, dan dalam hadits Rasulullah juga sudah memberikan tuntunan ketika ditanya siapa yang harus kita hormati, Rasulullah menjawab Ibumu sebanyak 3x baru ayahmu," kata Siti.
Kendati demikian, Siti berharap, Om Zein dapat meminta maaf dan menarik lagu tersebut dari seluruh platform.
Baca juga: MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Bahkan, kata Siti, budaya patriaki yang merendahkan jenis kelamin tertentu tak dapat diterima dari sisi agama, budaya maupun sosial. Ia pun mewanti-wanti agar tak ada nilai-nilai itu di Indonesia.
Baginya, cerminan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sudah harus menyatukan perbedaan pandangan, termasuk antara laki-laki dan perempuan.
"Nilai-nilai ini sesuai dengan nilai agama, yang membedakan seorang itu hanya Taqwanya, bukan karena jenis kelaminnya, dan dalam hadits Rasulullah juga sudah memberikan tuntunan ketika ditanya siapa yang harus kita hormati, Rasulullah menjawab Ibumu sebanyak 3x baru ayahmu," kata Siti.
Kendati demikian, Siti berharap, Om Zein dapat meminta maaf dan menarik lagu tersebut dari seluruh platform.
Lihat Juga :