UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus

Sabtu, 04 Juli 2026 - 11:01 WIB
UI buka suara terkait unggahan viral yang disebut sebagai hasil kajian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi UI mengenai LGBT. Foto/SIndoNews
JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) buka suara terkait unggahan viral yang disebut sebagai hasil kajian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi UI mengenai Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Pihak kampus menegaskan materi yang disusun organisasi kemahasiswaan tersebut tidak mencerminkan sikap resmi Universitas Indonesia.

Konten yang diunggah BEM Psikologi UI di media sosial Instagram itu memuat hasil kajian yang mengutip laporan American Psychological Association (APA) 2008. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa tidak ada riset ilmiah yang mendukung pandangan bahwa homoseksualitas merupakan gangguan mental atau bentuk penyimpangan.

BEM Psikologi UI juga menuliskan orientasi homoseksual dan heteroseksual sama-sama merupakan bagian yang normal dan alami dari keberagaman seksualitas manusia. “American Psychological Association (2008) melaporkan bahwa nggak ada riset yang mendukung sudut pandang bahwa homoseksualitas adalah gangguan mental ataupun bentuk penyimpangan,” tulis BEM Psikologi UI dalam kontennya, dikutip Sabtu (4/7/2026).

Baca juga: UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing

Namun, unggahan tersebut telah dihapus dari akun Instagram BEM Psikologi UI. Meski demikian, tangkapan layar konten itu telah beredar luas dan diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial hingga menjadi viral.

Menanggapi hal tersebut, UI menyatakan memahami perhatian publik terhadap konten yang diproduksi oleh salah satu organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Psikologi UI. Akan tetapi, UI menegaskan bahwa materi kajian organisasi kemahasiswaan tidak merepresentasikan posisi resmi institusi.

Lihat video: REZIM TULI! Alasan BEM UI Boikot Gedung DPR & Pindah Demo ke Bundaran HI
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!