Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik

Senin, 29 Juni 2026 - 14:29 WIB
Setelah keluar dari Laskar Bali, dia bersama sejumlah rekan mendirikan Yayasan Kesatria Keris Bali (YKKB). Melalui yayasan tersebut, Jro Bima aktif mendampingi warga sekaligus mengawal berbagai isu sosial dan kemasyarakatan di Bali.

Kehadirannya juga dikenal luas melalui media sosial dan kanal YouTube. Lewat berbagai platform tersebut, dia rutin menyuarakan aspirasi warga sekaligus mendorong lahirnya solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Di luar aktivitas sosial, Jro Bima memiliki perhatian besar terhadap pelestarian adat dan budaya Bali. Dia telah menjalani pawintenan sebagai pemangku dan ngayah di Pura Candi Narmada Tanah Kilap sebagai bentuk pengabdian terhadap nilai-nilai spiritual yang diwariskan leluhur.

Baginya, menjaga Bali bukan sekadar mempertahankan warisan budaya. Tetapi juga memastikan nilai-nilai yang membentuk identitas masyarakat tetap hidup di tengah perubahan zaman. Semangat itu sejalan dengan filosofi Nindihin Bali yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan, kebenaran dan martabat leluhur.

"Bali adalah warisan yang harus kita jaga bersama. Kalau bukan kita yang peduli terhadap masyarakat, adat dan budaya Bali, lalu siapa lagi?" tuturnya.

Meski telah lama bergerak di jalur sosial, Jro Bima menilai masih banyak persoalan yang membutuhkan perjuangan melalui ruang kebijakan. Pandangan itulah yang kemudian membawanya bergabung dengan Partai Perindo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!