Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Minggu, 28 Juni 2026 - 07:57 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut kekeringan melanda NTB dan Jawa Tengah. Foto/SindoNews
JATENG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 15 desa di 4 kabupaten mengalami fenomena kekeringan seiring memasuki musim kemarau . Tercatat lebih dari 20 ribu jiwa terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan kondisi kekeringan dirasakan para warga empat desa di Kecamatan Pemalang, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Desa terdampak yaitu Desa Kendalsari, Tegalmulyo, Tlogowatu dan Sidorejo.
"BPBD mencatat 2.498 kepala keluarga (KK) atau 8.319 jiwa terpapar kekeringan di wilayah tersebut. Bencana ini dilaporkan BPBD Kabupaten Klaten sejak awal Juni 2026. Sebanyak 377 KK atau 1.450 jiwa mendapatkan 60.000 liter air bersih. Pendistribusian bantuan air ini berlangsung secara bertahap," ungkap Aam sapaan Abdul Muhari, dikutip Minggu (28/6/2026).
Baca juga: Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan kondisi kekeringan dirasakan para warga empat desa di Kecamatan Pemalang, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Desa terdampak yaitu Desa Kendalsari, Tegalmulyo, Tlogowatu dan Sidorejo.
"BPBD mencatat 2.498 kepala keluarga (KK) atau 8.319 jiwa terpapar kekeringan di wilayah tersebut. Bencana ini dilaporkan BPBD Kabupaten Klaten sejak awal Juni 2026. Sebanyak 377 KK atau 1.450 jiwa mendapatkan 60.000 liter air bersih. Pendistribusian bantuan air ini berlangsung secara bertahap," ungkap Aam sapaan Abdul Muhari, dikutip Minggu (28/6/2026).
Baca juga: Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Lihat Juga :