Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Selasa, 16 Juni 2026 - 18:28 WIB
Ipuk menilai kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menentukan kemajuan suatu daerah. "Di tengah berbagai perubahan yang terjadi saat ini, satu hal yang tidak berubah adalah pentingnya manusia yang memiliki kepedulian, kreativitas, dan keberanian untuk menghadirkan solusi bagi lingkungannya. Karena sesungguhnya kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya alam yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya," ucapnya.
Lihat video: Trayek Whoosh Bakal Diperpanjang hingga Banyuwangi
Salah satu agenda utama roadshow adalah sesi bincang inspiratif yang menghadirkan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Raline Shah, Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo, serta penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2021 sekaligus penggerak Desa Sejahtera Astra Kampung Lali Gadget asal Sidoarjo, Achmad Irfandi.
Dalam sesi tersebut, para narasumber membahas peran generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan sosial melalui inovasi dan kolaborasi.
Achmad Irfandi membagikan pengalaman saat membangun gerakan Kampung Lali Gadget. Inisiatif itu berawal dari keprihatinannya terhadap tingginya penggunaan gawai pada anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya.
Awalnya, dia mengajak anak-anak mengikuti kegiatan sederhana seperti membaca, mewarnai, dan mendongeng. Seiring waktu, kegiatan tersebut berkembang menjadi program "Dolanan Tanpa Gadget" hingga akhirnya dikenal sebagai "Kampung Lali Gadget".
Lihat video: Trayek Whoosh Bakal Diperpanjang hingga Banyuwangi
Salah satu agenda utama roadshow adalah sesi bincang inspiratif yang menghadirkan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Raline Shah, Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo, serta penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2021 sekaligus penggerak Desa Sejahtera Astra Kampung Lali Gadget asal Sidoarjo, Achmad Irfandi.
Dalam sesi tersebut, para narasumber membahas peran generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan sosial melalui inovasi dan kolaborasi.
Achmad Irfandi membagikan pengalaman saat membangun gerakan Kampung Lali Gadget. Inisiatif itu berawal dari keprihatinannya terhadap tingginya penggunaan gawai pada anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya.
Awalnya, dia mengajak anak-anak mengikuti kegiatan sederhana seperti membaca, mewarnai, dan mendongeng. Seiring waktu, kegiatan tersebut berkembang menjadi program "Dolanan Tanpa Gadget" hingga akhirnya dikenal sebagai "Kampung Lali Gadget".
Lihat Juga :