Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Jum'at, 12 Juni 2026 - 09:58 WIB
Untuk semakin memudahkan wisatawan menuju Trenggalek, tersedia layanan shuttle gratis yang menghubungkan Bandar Udara Internasional Dhoho menuju pusat Kota Trenggalek. Layanan menggunakan armada Hiace ini beroperasi setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, dengan titik akhir di kawasan Pasar Pon Trenggalek.
Layanan ini dapat dinikmati secara gratis oleh penumpang maskapai Super Air Jet. Cukup dengan menunjukkan tiket atau boarding pass penerbangan, wisatawan sudah dapat memanfaatkan fasilitas transportasi tersebut tanpa biaya tambahan.
Inisiatif dukungan layanan ini datang langsung dari Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Kemudahan akses menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah.
"Konsepnya begini, kalau daerah yang paling jauh dari bandara itu tidak ter-develop baik jaringan transportasinya maupun destinasinya maka memungkinkan Bandara Internasional Dhoho tidak akan ramai," ujar Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini dikutip Jumat (12/6/2026).
Pemerintah Kabupaten Trenggalek melihat keberadaan Bandara Dhoho sebagai peluang besar untuk membuka akses wisatawan dari berbagai kota di Indonesia menuju kawasan selatan Jawa Timur.
Bagi wisatawan yang memiliki tujuan di luar koridor shuttle atau membutuhkan fleksibilitas perjalanan yang lebih tinggi, tersedia pula berbagai pilihan transportasi lanjutan dari area bandara maupun Kota Kediri. Selain layanan transportasi daring, sejumlah operator transportasi lokal juga melayani perjalanan menuju berbagai kota di kawasan Mataraman dan selatan Jawa Timur.
Layanan ini dapat dinikmati secara gratis oleh penumpang maskapai Super Air Jet. Cukup dengan menunjukkan tiket atau boarding pass penerbangan, wisatawan sudah dapat memanfaatkan fasilitas transportasi tersebut tanpa biaya tambahan.
Inisiatif dukungan layanan ini datang langsung dari Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Kemudahan akses menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah.
"Konsepnya begini, kalau daerah yang paling jauh dari bandara itu tidak ter-develop baik jaringan transportasinya maupun destinasinya maka memungkinkan Bandara Internasional Dhoho tidak akan ramai," ujar Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini dikutip Jumat (12/6/2026).
Pemerintah Kabupaten Trenggalek melihat keberadaan Bandara Dhoho sebagai peluang besar untuk membuka akses wisatawan dari berbagai kota di Indonesia menuju kawasan selatan Jawa Timur.
Bagi wisatawan yang memiliki tujuan di luar koridor shuttle atau membutuhkan fleksibilitas perjalanan yang lebih tinggi, tersedia pula berbagai pilihan transportasi lanjutan dari area bandara maupun Kota Kediri. Selain layanan transportasi daring, sejumlah operator transportasi lokal juga melayani perjalanan menuju berbagai kota di kawasan Mataraman dan selatan Jawa Timur.
Lihat Juga :