FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
Kamis, 21 Mei 2026 - 10:30 WIB
Pokjar IV Sespimma Polri Angkatan ke-75 tahun 2026 menggelar FGD untuk memperkuat community policing untuk mengatasi masalah geng motor di wilayah Kabupaten Garut. Foto/Dok. SindoNews
GARUT - Kelompok Belajar (Pokjar) IV Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma) Polri Angkatan ke-75 tahun 2026 memperkuat community policing untuk mengatasi masalah geng motor di wilayah Kabupaten Garut. Dengan campur tangan pemerintah dan aparat keamanan, telah terjadi pergeseran paradigma. Banyak kelompok bermotor saat ini telah bertarsformasi secara legal menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas).
Data dari Bakesbangpol Kabupaten Garut mencatat bahwa saat ini terdapat 600 kelompok bermotor yang sudah diketahui, dikenal dan tercatat. Kendati demikian ada sekitar 300 lebih kelompok bermotor yang tidak tercatat. Baca juga: Polrestabes Bandung Berantas Geng Motor, Gelar Patroli Jam Malam!
Kelompok yang tidak tercatat inilah menjadi permasalahan serius bagi aparat untuk melakukan pembinaan. Pasalnya, kelompok usia muda ini cenderung berbuat tindak kriminalitas. Dari permasalahan yang terjadi di wilayah hukum Polres Garut, Pokjar IV Sespimma Angkatan ke-75 tahun mengadakan Focus Group Disccusion (FGD) "Optimalisasi Pembinaan Kelompok Bermotor" di Mapolres Garut, Selasa (19/5/2026).
Dalam diskusi tersebut ini dihadiri Pawas Sespimma Polri KOmbes Grace Krisna D Rahakbau, Kombes Tommy Bambang Irawan, Kapolres Grut AKBP Yugi Bayu Hendarto, dan Wakapolres Garut Kompol Deny Rahmanto. Kemudian perwakilan Forkopimnda, tokoh masyarakat dan juga ormas dari kelompok bermotor yakni XTC, Moonraker, Brigez, GBR serta klub motor binaan Satlantas Polres Garut.
Data dari Bakesbangpol Kabupaten Garut mencatat bahwa saat ini terdapat 600 kelompok bermotor yang sudah diketahui, dikenal dan tercatat. Kendati demikian ada sekitar 300 lebih kelompok bermotor yang tidak tercatat. Baca juga: Polrestabes Bandung Berantas Geng Motor, Gelar Patroli Jam Malam!
Kelompok yang tidak tercatat inilah menjadi permasalahan serius bagi aparat untuk melakukan pembinaan. Pasalnya, kelompok usia muda ini cenderung berbuat tindak kriminalitas. Dari permasalahan yang terjadi di wilayah hukum Polres Garut, Pokjar IV Sespimma Angkatan ke-75 tahun mengadakan Focus Group Disccusion (FGD) "Optimalisasi Pembinaan Kelompok Bermotor" di Mapolres Garut, Selasa (19/5/2026).
Dalam diskusi tersebut ini dihadiri Pawas Sespimma Polri KOmbes Grace Krisna D Rahakbau, Kombes Tommy Bambang Irawan, Kapolres Grut AKBP Yugi Bayu Hendarto, dan Wakapolres Garut Kompol Deny Rahmanto. Kemudian perwakilan Forkopimnda, tokoh masyarakat dan juga ormas dari kelompok bermotor yakni XTC, Moonraker, Brigez, GBR serta klub motor binaan Satlantas Polres Garut.
Lihat Juga :