KA Argo Bromo Melaju 110 Km Per Jam sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026 - 17:32 WIB
Dia menyebitkan, kecelakaan itu menyebabkan kerugian material dan menggangu perjalanan KRL lainnya dari arah berlawanan. Saat KRL lain masih tertahan di stasiun, datang KA Argo Bromo hingga berujung tabrakan.
“Kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan mobil listrik sebenarnya hanya rugi material. Namun akibatnya, karena perjalanan kereta api lainnya terganggu. KRL yang menunggu proses evakuasi, mungkin akibat kurangnya koordinasi ataupun informasi, tidak mampu memberikan informasi menyeluruh ataupun akurat kepada kereta api Argo Bromo Anggrek. Di mana ketika itu sedang melintas dengan kecepatan 110 kilometer per jam,” ujar dia.
Baca juga: Kisah Mencekam Endang, Korban Kecelakaan Kereta yang Terjepit 10 Jam Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi
“Akibat kurangnya informasi dan koordinasi tersebut, terjadilah tabrakan di stasiun Bekasi Timur lebih tepatnya yang mengakibatkan beberapa korban meninggal dunia,” sambungnya.
Sebagai informasi terbaru, tabrakan kereta ini mengakibatkan 15 orang meninggal dunia, dan 84 orang mengalami luka-luka.
“Kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan mobil listrik sebenarnya hanya rugi material. Namun akibatnya, karena perjalanan kereta api lainnya terganggu. KRL yang menunggu proses evakuasi, mungkin akibat kurangnya koordinasi ataupun informasi, tidak mampu memberikan informasi menyeluruh ataupun akurat kepada kereta api Argo Bromo Anggrek. Di mana ketika itu sedang melintas dengan kecepatan 110 kilometer per jam,” ujar dia.
Baca juga: Kisah Mencekam Endang, Korban Kecelakaan Kereta yang Terjepit 10 Jam Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi
“Akibat kurangnya informasi dan koordinasi tersebut, terjadilah tabrakan di stasiun Bekasi Timur lebih tepatnya yang mengakibatkan beberapa korban meninggal dunia,” sambungnya.
Sebagai informasi terbaru, tabrakan kereta ini mengakibatkan 15 orang meninggal dunia, dan 84 orang mengalami luka-luka.
(shf)
Lihat Juga :