Kebutuhan Fleksibilitas Meningkat, Sekolah di Jakarta Hadirkan Program Setengah Hari
Minggu, 19 April 2026 - 14:49 WIB
“Program ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas lebih dengan tetap mempertahankan standar pendidikan anak usia dini yang kami terapkan,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Program tersebut tetap mengedepankan kurikulum bilingual, rasio guru dan murid yang kecil, serta aktivitas pengayaan untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Selain itu, pendekatan pembelajaran berbasis imersi bahasa dinilai dapat membantu anak membangun kepercayaan diri sejak dini dalam berkomunikasi dan berinteraksi.
Fenomena ini mencerminkan perubahan preferensi masyarakat urban yang kini tidak lagi berfokus pada durasi belajar yang panjang melainkan kualitas interaksi dan pengalaman belajar anak.
Untuk memperkenalkan program tersebut, pihak sekolah juga membuka kesempatan trial bagi orang tua serta menggelar kegiatan open house pada 25 April 2026.
Program tersebut tetap mengedepankan kurikulum bilingual, rasio guru dan murid yang kecil, serta aktivitas pengayaan untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Selain itu, pendekatan pembelajaran berbasis imersi bahasa dinilai dapat membantu anak membangun kepercayaan diri sejak dini dalam berkomunikasi dan berinteraksi.
Fenomena ini mencerminkan perubahan preferensi masyarakat urban yang kini tidak lagi berfokus pada durasi belajar yang panjang melainkan kualitas interaksi dan pengalaman belajar anak.
Untuk memperkenalkan program tersebut, pihak sekolah juga membuka kesempatan trial bagi orang tua serta menggelar kegiatan open house pada 25 April 2026.
(jon)
Lihat Juga :