Perkembangan Kasus Keracunan Makanan di Jaktim, Sebagian Besar Siswa Dipulangkan dari Rumah Sakit
Senin, 06 April 2026 - 10:33 WIB
Terkait uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan tersebut, Pramono menyebut hal itu merupakan kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN). Namun bedasarkan hasil dialognya dengan korban, para siswa diduga keracunan hidangan spageti.
"Mengenai potensi dari apa yang menyebabkan keracunan, tentunya ini kewenangan MBG. Tetapi semua anak pada waktu itu ketika berdialog dengan saya mereka mengatakan bahwa kemungkinan besar ini dari spaghetti," kata dia.
Diketahui, siswa yang terdampak berasal dari empat sekolah yang ada di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Keempat sekolah tersebut yakni, SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07.
Pramono menyatakan, biaya para korban ini akan ditanggung BPJS bagi yang terdaftar. Sedangkan yang tidak terdaftar, BGN menyatakan akan bertanggung jawab untuk biaya rumah sakit.
Terpisah, Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf atas kejadian menonjol insiden keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa 2, Duren Sawit, Jakarta Timur.
BGN juga memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban serta langsung menghentikan operasional dapur terkait. Hal ini disampaikan Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang.
"Mengenai potensi dari apa yang menyebabkan keracunan, tentunya ini kewenangan MBG. Tetapi semua anak pada waktu itu ketika berdialog dengan saya mereka mengatakan bahwa kemungkinan besar ini dari spaghetti," kata dia.
Diketahui, siswa yang terdampak berasal dari empat sekolah yang ada di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Keempat sekolah tersebut yakni, SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07.
Pramono menyatakan, biaya para korban ini akan ditanggung BPJS bagi yang terdaftar. Sedangkan yang tidak terdaftar, BGN menyatakan akan bertanggung jawab untuk biaya rumah sakit.
Terpisah, Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf atas kejadian menonjol insiden keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa 2, Duren Sawit, Jakarta Timur.
BGN juga memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban serta langsung menghentikan operasional dapur terkait. Hal ini disampaikan Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang.
Lihat Juga :