Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Akibat Kebocoran saat Mengisi Tabung Besar

Kamis, 02 April 2026 - 12:13 WIB
Harris menyampaikan, SPBE Cimuning memiliki dua tabung dengan kapasitas 20 ribu metrik ton hingga 50 ribu metrik ton. Ia menyebut, yang terbakar yakni berkapasitas 20 ribu metrik ton.

"Alhamdulillah sudah ditangani dan kita mengamankan yang 50.000-nya, ya. Jadi yang 50.000 masih saat ini sudah kita tangani, sudah ada pendinginan, sudah ditutup katupnya. Tapi ini masih kita tetap waspada karena kita khawatir akan ada nanti kebocoran-kebocoran setelah ini," terang Harris.

Diketahui, kebakaran yang melanda SPBE Cimuning berhasil dipadamkan. Api yang sebelumnya membakar area penyimpanan gas itu padam pada Kamis (2/4/2026) pukul 01.00 WIB.

Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi Heryanto menjelaskan, api berhasil dipadamkan setelah lima jam. Heryanto menjelaskan, api pertama kali dilaporkan membakar area itu pada Rabu (1/4/2026) pukul 20.00 WIB.

"Saat ini pukul 01.00 WIB kita sudah melakukan proses pendinginan api. Api sudah bisa dipadamkan, tinggal ada satu titik yang memang merupakan awal penyebab kebakarannya karena memang katupnya tidak bisa dibuka," ujar Heryanto kepada wartawan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!