Lebaran 2026, IPC TPK Pelabuhan Tanjung Priok Beroperasi 24 Jam
Kamis, 19 Maret 2026 - 20:08 WIB
Untuk menjaga kelancaran arus logistik dan menghindari kepadatan di area pelabuhan, IPC TPK mengimplementasikan sejumlah langkah mitigasi strategis. Di antaranya optimalisasi layanan gate pass, pemanfaatan lapangan penumpukan Lini 2 sebagai buffer bagi Lini 1, kerja sama dengan beberapa depo petikemas pendukung di sekitar Tanjung Priok serta penguatan fungsi traffic management dan safety control melalui penempatan petugas Port Facility Security Officer (PFSO) di titik-titik rawan antrean.
Seiring dengan rencana pemberlakuan pembatasan angkutan barang pada 13 hingga 29 Maret 2026, IPC TPK memproyeksikan adanya percepatan aktivitas delivery oleh para pelanggan sebelum periode tersebut dimulai.
Untuk itu, perusahaan secara aktif mengimbau pengguna jasa agar melakukan percepatan pengambilan peti kemas untuk dikeluarkan menuju depo di sekitar Jakarta Utara guna menghindari potensi penumpukan pasca-Lebaran.
IPC TPK juga terus memperkuat koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), instansi terkait, serta perusahaan pelayaran untuk memastikan sinkronisasi jadwal kedatangan kapal dan kelancaran arus peti kemas di seluruh terminal.
Seiring dengan rencana pemberlakuan pembatasan angkutan barang pada 13 hingga 29 Maret 2026, IPC TPK memproyeksikan adanya percepatan aktivitas delivery oleh para pelanggan sebelum periode tersebut dimulai.
Untuk itu, perusahaan secara aktif mengimbau pengguna jasa agar melakukan percepatan pengambilan peti kemas untuk dikeluarkan menuju depo di sekitar Jakarta Utara guna menghindari potensi penumpukan pasca-Lebaran.
IPC TPK juga terus memperkuat koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), instansi terkait, serta perusahaan pelayaran untuk memastikan sinkronisasi jadwal kedatangan kapal dan kelancaran arus peti kemas di seluruh terminal.
(jon)
Lihat Juga :