Santunan Yatim-Dhuafa saat Ramadan, Ombudsman Tekankan Semangat Kebaikan dan Kebersamaan
Minggu, 15 Maret 2026 - 16:27 WIB
Hery menilai kegiatan berbagi seperti ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar bantuan material. Kegiatan sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat mampu memperkuat jaringan solidaritas serta membangun kepercayaan di tengah kehidupan sosial.
“Ketika masyarakat, organisasi, dan para tokoh berkumpul dalam satu gerakan sosial, yang terbangun bukan hanya bantuan materi. Yang tumbuh adalah rasa saling percaya, empati, dan solidaritas yang menjadi fondasi kuat bagi kehidupan berbangsa,” ungkapnya.
Dia juga menyoroti situasi global yang penuh dinamika menuntut masyarakat untuk memperkuat persatuan dan ketahanan sosial. Di tengah berbagai tantangan dunia, masyarakat Indonesia perlu menjaga harmoni dan memperkuat kepedulian sebagai kekuatan kolektif bangsa.
Selain menekankan aspek sosial, Hery juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kualitas spiritual dan ketenangan batin. Ketenangan jiwa akan mendorong seseorang untuk lebih bijak dalam bersikap serta lebih mudah menebarkan kebaikan kepada sesama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pembina Yayasan Endan Andansih Muhammad Yusuf Ateh, Pengurus Yayasan Endan Andansih Aceh Endang Usman serta penceramah Ustad Rahmat Baiquni. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI setempat.
“Ketika masyarakat, organisasi, dan para tokoh berkumpul dalam satu gerakan sosial, yang terbangun bukan hanya bantuan materi. Yang tumbuh adalah rasa saling percaya, empati, dan solidaritas yang menjadi fondasi kuat bagi kehidupan berbangsa,” ungkapnya.
Dia juga menyoroti situasi global yang penuh dinamika menuntut masyarakat untuk memperkuat persatuan dan ketahanan sosial. Di tengah berbagai tantangan dunia, masyarakat Indonesia perlu menjaga harmoni dan memperkuat kepedulian sebagai kekuatan kolektif bangsa.
Selain menekankan aspek sosial, Hery juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kualitas spiritual dan ketenangan batin. Ketenangan jiwa akan mendorong seseorang untuk lebih bijak dalam bersikap serta lebih mudah menebarkan kebaikan kepada sesama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pembina Yayasan Endan Andansih Muhammad Yusuf Ateh, Pengurus Yayasan Endan Andansih Aceh Endang Usman serta penceramah Ustad Rahmat Baiquni. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI setempat.
(jon)
Lihat Juga :