23 Bakal Pasangan Cakada di NTB Berjanji Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19
Kamis, 17 September 2020 - 17:49 WIB
Sebanyak 23 bakal pasangan cakada dari tujuh kabupaten/kota di NTB menggelar deklarasi sekaligus membuat komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan di Mapolda NTB, Kamis (17/9/2020). Foto/Dok. SINDOnews
MATARAM - Sebanyak 23 bakal pasangan calon kepala daerah (cakada) dari tujuh kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar deklarasi sekaligus membuat komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan selama menjalankan tahapan Pilkada 2020 . Deklarasi digelar di Mapolda NTB, Kamis (17/9/2020).
Mereka juga sepakat menandatangani bahwa semua bakal calon harus bertanggung jawab terhadap masa pendukungnya. Sanksi administratif dan pidana menanti. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung deklarasi yang dicanangkan Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal ini,” kata kata Makmur Said, salah seorang bakal pasangan calon (bapaslon) yang akan maju dalam Pilwali Mataram. (Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, 18 Petahana Kena Tegur Mendagri)
Hal yang sama juga diutarakan oleh rival Makmur yakni Mohan Roliskana. “Kami tegak lurus dengan aturan main yang telah disepakati bersama ini,” terangnya.
Baik Makmur maupun Mohan mengatakan bahwa mereka akan mati-matian menjaga antusiasme pendukungnya. “Kami akan bicara dengan pendukung, dan kami akan memberikan pemahaman bahwa antusiasme yang berlebihan bisa merugikan kita semua,” ujar Makmur. (Baca juga: Catat, Besok Daerah Harus Tuntaskan Aturan Sanksi Protokol Kesehatan)
Mereka juga sepakat menandatangani bahwa semua bakal calon harus bertanggung jawab terhadap masa pendukungnya. Sanksi administratif dan pidana menanti. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung deklarasi yang dicanangkan Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal ini,” kata kata Makmur Said, salah seorang bakal pasangan calon (bapaslon) yang akan maju dalam Pilwali Mataram. (Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, 18 Petahana Kena Tegur Mendagri)
Hal yang sama juga diutarakan oleh rival Makmur yakni Mohan Roliskana. “Kami tegak lurus dengan aturan main yang telah disepakati bersama ini,” terangnya.
Baik Makmur maupun Mohan mengatakan bahwa mereka akan mati-matian menjaga antusiasme pendukungnya. “Kami akan bicara dengan pendukung, dan kami akan memberikan pemahaman bahwa antusiasme yang berlebihan bisa merugikan kita semua,” ujar Makmur. (Baca juga: Catat, Besok Daerah Harus Tuntaskan Aturan Sanksi Protokol Kesehatan)
Lihat Juga :