YIS-Rumah Zakat Gelar Pelatihan Tata Boga di Sukabumi, Sandi Uno: Bangun Jejaring dan Bantuan Modal
Senin, 19 Januari 2026 - 20:27 WIB
Nanti program ini tidak hanya berhenti sampai di pelatihan baking saja, akan tetapi ada pendampingan lanjutan yang bisa diikuti para Ibu. "Dan akan ada pemilihan peserta terbaik untuk mendapatkan bantuan modal usaha," ucapnya.
Perwakilan Rumah Zakat Asep Suhendar menuturkan pelatihan hari ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk mendorong kemajuan desa melalui tiga pilar utama yaitu pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan penguatan aspek kesehatan masyarakat.
"Melalui program ekonomi, kami berharap dapat membuka peluang usaha, meningkatkan keterampilan, serta mendorong kemandirian masyarakat," kata Asep.
Hal senada disampaikan Sekretaris Desa Kertaangsana Dinding yang berterima kasih kepada YIS dan Rumah Zakat yang telah memilih Desa Kertaangsana sebagai lokasi untuk program pemberdayaan ekonomi Ibu-ibu.
Dia berharap program ini membawa manfaat bagi ibu-ibu untuk memiliki keterampilan dalam membuat suatu usaha rumahan. "Akhirnya bisa mandiri dan memiliki penghasilan sendiri," ujarnya.
Pada sesi Kick-Off Program, peserta diajarkan hardskill membuat Talam Singkong dan Muffin Pisang. Kedua menu ini dipilih karena memiliki bahan yang murah, mudah ditemukan, dan bisa dimodifikasi sesuai keinginan penjual.
Perwakilan Rumah Zakat Asep Suhendar menuturkan pelatihan hari ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk mendorong kemajuan desa melalui tiga pilar utama yaitu pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan penguatan aspek kesehatan masyarakat.
"Melalui program ekonomi, kami berharap dapat membuka peluang usaha, meningkatkan keterampilan, serta mendorong kemandirian masyarakat," kata Asep.
Hal senada disampaikan Sekretaris Desa Kertaangsana Dinding yang berterima kasih kepada YIS dan Rumah Zakat yang telah memilih Desa Kertaangsana sebagai lokasi untuk program pemberdayaan ekonomi Ibu-ibu.
Dia berharap program ini membawa manfaat bagi ibu-ibu untuk memiliki keterampilan dalam membuat suatu usaha rumahan. "Akhirnya bisa mandiri dan memiliki penghasilan sendiri," ujarnya.
Pada sesi Kick-Off Program, peserta diajarkan hardskill membuat Talam Singkong dan Muffin Pisang. Kedua menu ini dipilih karena memiliki bahan yang murah, mudah ditemukan, dan bisa dimodifikasi sesuai keinginan penjual.
Lihat Juga :