Pasien Membludak, Begini Kesaksian Sopir Ambulans yang Antre 2 Km saat Masuk Wisma Atlet
Rabu, 16 September 2020 - 19:30 WIB
M Hapid, salah satu sopir ambulans RS Mitra Keluarga Kemayoran yang mengantar pasien ke Wisma Atlet. Foto: SINDOnews/Wahyu Budi Santoso
JAKARTA - Video antrean ambulans saat masuk Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, viral sejak Selasa (15/9/2020) malam. Informasi diperoleh, antrean mobil ambulans yang membawa pasien Covid-19 itu mencapai 2 kilometer.
M Hapid, salah satu sopir ambulans RS Mitra Keluarga Kemayoran mengatakan, antrean itu sudah terjadi sejak semalam dan tampak semrawut. Bahkan sopir ambulans harus menunggu 30 menit hingga 1 jam untuk bisa masuk RSD Wisma Atlet. (Baca juga: Viral Antrean Ambulans di RSD Wisma Atlet, Ini Penjelasannya)
"Antreannya seperti mudik lebaran, panjangnya mencapai 2 km. Pasien terus meningkat. Bahkan tenaga medis dari tempat saya bekerja saja banyak yang diperbantukan di Wisma Atlet,'' ujar Hapid kepada SINDOnews, Rabu(16/9/2020).
Hapid menyebutkan sudah sepekan ini pasien Covid-19 yang dibawa ke RSD Wisma Atlet jumlahnya terus naik. "Saya bisa hingga 10 kali membawa pasien ke Wisma Atlet dalam sehari," tukasnya.
"Lantaran terus dibanjiri pasien, berdasarkan info dari dalam Wisma Atlet, telah ditambah dua tower untuk antisipasi membeludaknya pasien,'' sambung Hapid. (Baca juga: 180 Warga Duren Sawit yang Jalani Isolasi Mandiri Dipindah ke 15 Rumah Sakit)
M Hapid, salah satu sopir ambulans RS Mitra Keluarga Kemayoran mengatakan, antrean itu sudah terjadi sejak semalam dan tampak semrawut. Bahkan sopir ambulans harus menunggu 30 menit hingga 1 jam untuk bisa masuk RSD Wisma Atlet. (Baca juga: Viral Antrean Ambulans di RSD Wisma Atlet, Ini Penjelasannya)
"Antreannya seperti mudik lebaran, panjangnya mencapai 2 km. Pasien terus meningkat. Bahkan tenaga medis dari tempat saya bekerja saja banyak yang diperbantukan di Wisma Atlet,'' ujar Hapid kepada SINDOnews, Rabu(16/9/2020).
Hapid menyebutkan sudah sepekan ini pasien Covid-19 yang dibawa ke RSD Wisma Atlet jumlahnya terus naik. "Saya bisa hingga 10 kali membawa pasien ke Wisma Atlet dalam sehari," tukasnya.
"Lantaran terus dibanjiri pasien, berdasarkan info dari dalam Wisma Atlet, telah ditambah dua tower untuk antisipasi membeludaknya pasien,'' sambung Hapid. (Baca juga: 180 Warga Duren Sawit yang Jalani Isolasi Mandiri Dipindah ke 15 Rumah Sakit)
Lihat Juga :