Banjir Meluas di Jateng, Jalur Kereta Api Pekalongan–Sragi Turut Terendam
Minggu, 18 Januari 2026 - 14:39 WIB
"Tinggi muka air tercatat antara 40–150 cm. Akibatnya, sebanyak 92 warga dari total 13.178 jiwa terdampak harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman," ujar Aam sapaan akrab Abdul Muhari.
Lihat video: Rel Terendam Banjir, Perjalanan Kereta Dibatalkan! Ratusan Penumpang Pilih Refund Tiket
Untuk memenuhi kebutuhan permakanan warga terdampak, BPBD Kabupaten Pemalang mendirikan dapur umum di Desa Kendalrejo dan Balai Desa Mojo.
Pada Sabtu, 17 Januari 2026, banjir di Kecamatan Randudongkal terpantau telah surut. Sementara itu, genangan air di Kecamatan Ulujami dan Petarukan masih bertahan.
Bergeser ke Kabupaten Pekalongan, hujan lebat pada Sabtu, 17 Januari 2026 dini hari serta limpasan air Sungai Bremi menyebabkan banjir di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Pekalongan Timur, Pekalongan Barat, dan Pekalongan Selatan.
Aam mengatakan ketinggian genangan air terpantau antara 20–100 cm. Sebagai langkah respon cepat, BPBD Kabupaten Pekalongan melakukan evakuasi warga terdampak dan mengaktifkan posko kebencanaan. "Sebanyak 800 warga dilaporkan mengungsi dan tersebar di tujuh titik pengungsian," katanya.
"Banjir di Kabupaten Pekalongan tidak hanya berdampak pada warga sekitar, tetapi juga mengganggu layanan transportasi kereta api," tambah Aam.
Lihat video: Rel Terendam Banjir, Perjalanan Kereta Dibatalkan! Ratusan Penumpang Pilih Refund Tiket
Untuk memenuhi kebutuhan permakanan warga terdampak, BPBD Kabupaten Pemalang mendirikan dapur umum di Desa Kendalrejo dan Balai Desa Mojo.
Pada Sabtu, 17 Januari 2026, banjir di Kecamatan Randudongkal terpantau telah surut. Sementara itu, genangan air di Kecamatan Ulujami dan Petarukan masih bertahan.
Bergeser ke Kabupaten Pekalongan, hujan lebat pada Sabtu, 17 Januari 2026 dini hari serta limpasan air Sungai Bremi menyebabkan banjir di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Pekalongan Timur, Pekalongan Barat, dan Pekalongan Selatan.
Aam mengatakan ketinggian genangan air terpantau antara 20–100 cm. Sebagai langkah respon cepat, BPBD Kabupaten Pekalongan melakukan evakuasi warga terdampak dan mengaktifkan posko kebencanaan. "Sebanyak 800 warga dilaporkan mengungsi dan tersebar di tujuh titik pengungsian," katanya.
"Banjir di Kabupaten Pekalongan tidak hanya berdampak pada warga sekitar, tetapi juga mengganggu layanan transportasi kereta api," tambah Aam.
Lihat Juga :