Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Kemenhub Ungkap Saat Kejadian Cuaca Berawan
Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:45 WIB
Laporan hilang kontak itu diterima ketika pesawat ingin mendarat lalu diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar.
Namun, ketika hendak melakukan pendaratan, pihak bandara tidak menerima sinyal dari pesawat. "Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi," ujar Lukman.
Saat ini, Tim SAR Gabungan sedang melakukan evakuasi pencarian ke Pegunungan Bantimurung. "Target pencarian di Pegunungan Kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros dan menjadi Posko Basarnas di dekat lokasi," kata Lukman.
Ia menambahkan, helikopter milik TNI Angkatan Udara akan dikerahkan untuk memaksimalkan upaya pencarian pesawat. AirNav Indonesia saat ini juga tengah menyiapkan penerbitan Notice to Airmen (Notam) terkait kegiatan pencarian dan pertolongan.
"Pencarian lanjutan direncanakan dilakukan melalui penerbangan helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas yang dijadwalkan pada pukul 16.25 Wita."
Namun, ketika hendak melakukan pendaratan, pihak bandara tidak menerima sinyal dari pesawat. "Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi," ujar Lukman.
Saat ini, Tim SAR Gabungan sedang melakukan evakuasi pencarian ke Pegunungan Bantimurung. "Target pencarian di Pegunungan Kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros dan menjadi Posko Basarnas di dekat lokasi," kata Lukman.
Ia menambahkan, helikopter milik TNI Angkatan Udara akan dikerahkan untuk memaksimalkan upaya pencarian pesawat. AirNav Indonesia saat ini juga tengah menyiapkan penerbitan Notice to Airmen (Notam) terkait kegiatan pencarian dan pertolongan.
"Pencarian lanjutan direncanakan dilakukan melalui penerbangan helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas yang dijadwalkan pada pukul 16.25 Wita."
(zik)
Lihat Juga :