Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Kemenhub Ungkap Saat Kejadian Cuaca Berawan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:45 WIB
loading...
Pesawat ATR Hilang Kontak...
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F Laisa menuturkan, cuaca sedikit berawan ketika pesawat udara jenis ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa menuturkan, cuaca sedikit berawan ketika pesawat jenis ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros , Sulawesi Selatan. Namun, prakiraan cuaca ini masih menunggu konfirmasi kepastian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Informasi awal terkait kondisi cuaca pada saat kejadian menunjukkan jarak pandang (visibility) sekitar 8 kilometer dengan kondisi cuaca di sekitar area dilaporkan sedikit berawan. Detail dan konfirmasi lebih lanjut masih dalam proses koordinasi dengan BMKG," kata Lukman dalam keterangan persnya, Sabtu (17/1/2026).

Pesawat udara jenis ATR 42-500 ini dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah udara Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat lepas landas dari Yogyakarta menuju Makassar.

Baca Juga: Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

Laporan hilang kontak itu diterima ketika pesawat ingin mendarat lalu diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar.

Namun, ketika hendak melakukan pendaratan, pihak bandara tidak menerima sinyal dari pesawat. "Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi," ujar Lukman.



Saat ini, Tim SAR Gabungan sedang melakukan evakuasi pencarian ke Pegunungan Bantimurung. "Target pencarian di Pegunungan Kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros dan menjadi Posko Basarnas di dekat lokasi," kata Lukman.

Ia menambahkan, helikopter milik TNI Angkatan Udara akan dikerahkan untuk memaksimalkan upaya pencarian pesawat. AirNav Indonesia saat ini juga tengah menyiapkan penerbitan Notice to Airmen (Notam) terkait kegiatan pencarian dan pertolongan.

"Pencarian lanjutan direncanakan dilakukan melalui penerbangan helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas yang dijadwalkan pada pukul 16.25 Wita."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecelakaan KA di Bekasi...
Kecelakaan KA di Bekasi Timur, Manajemen Perusahaan Taksi Listrik Diaudit Kemenhub
Detik-detik Evakuasi...
Detik-detik Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Sekadau
Aktivitas Gudang di...
Aktivitas Gudang di Ancol Terhenti Dampak Truk Sumbu 3 Dilarang Beroperasi
Kemenhub Hentikan Sementara...
Kemenhub Hentikan Sementara Layanan Transportasi di Bali Saat Hari Raya Nyepi
Rayakan 50 Ribu Penumpang,...
Rayakan 50 Ribu Penumpang, FlyJaya Buka Rute Morowali dan Tambah 3 Armada ATR 72
Pesawat Smart Air Ditembaki...
Pesawat Smart Air Ditembaki di Papua, 13 Penumpang termasuk 1 Balita Selamat
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Rekomendasi
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved