Dua Bocah Disabilitas Hafidz Quran Bikin Risma Baper
Rabu, 16 September 2020 - 15:07 WIB
“Saya rasa anak ini masih bisa disembuhkan. Nanti ibu (orang tuanya) saya beri nomor dr Adrian. Jadi ibu bisa langsung terhubung dengan beliau. Saya sampun matur ke dokternya,” kata Risma.
Bagi keluarga Nakula dan Sadewa tak perlu memikirkan terkait biaya. Sebab, pihaknya akan membantu biaya perawatannya. Bahkan, apabila orang tua Nakula - Sadewa tidak ada kendaraan, maka pemkot juga siap menjemput ke rumah. “Kalau tidak ada kendaraan saya jemput bu. Soalnya anaknya pintar eman-eman (sayang sekali),” kata dia.
Risma juga memberikan intervensi lain kepada kakak kandung dua bocah kembar itu, yakni Krisna Sumardi Putra. Pasalnya, kakak kandung kedua bocah itu tidak dapat melanjutkan kuliah lantaran tak memiliki biaya. Risma pun langsung meminta jajarannya untuk menguruskan administrasi agar dapat bersekolah kembali di universitas tersebut.
“Nanti kamu ikut program beasiswa itu ya. Bagaimana pun caranya kuliah mu harus lulus,” kata Risma.
Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini tampak menikmati setiap obrolan dengan si kembar itu. Setelah berbincang banyak hal, Risma pun berjanji akan memberikan komputer dan printer khusus tuna netra agar dapat digunakan mereka untuk belajar. “Nanti ibu belikan komputer dan printer yang kamu bisa nulis itu. Ibu usahakan itu untuk kalian supaya bisa nulis,” jelas dia.
Bagi keluarga Nakula dan Sadewa tak perlu memikirkan terkait biaya. Sebab, pihaknya akan membantu biaya perawatannya. Bahkan, apabila orang tua Nakula - Sadewa tidak ada kendaraan, maka pemkot juga siap menjemput ke rumah. “Kalau tidak ada kendaraan saya jemput bu. Soalnya anaknya pintar eman-eman (sayang sekali),” kata dia.
Risma juga memberikan intervensi lain kepada kakak kandung dua bocah kembar itu, yakni Krisna Sumardi Putra. Pasalnya, kakak kandung kedua bocah itu tidak dapat melanjutkan kuliah lantaran tak memiliki biaya. Risma pun langsung meminta jajarannya untuk menguruskan administrasi agar dapat bersekolah kembali di universitas tersebut.
“Nanti kamu ikut program beasiswa itu ya. Bagaimana pun caranya kuliah mu harus lulus,” kata Risma.
Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini tampak menikmati setiap obrolan dengan si kembar itu. Setelah berbincang banyak hal, Risma pun berjanji akan memberikan komputer dan printer khusus tuna netra agar dapat digunakan mereka untuk belajar. “Nanti ibu belikan komputer dan printer yang kamu bisa nulis itu. Ibu usahakan itu untuk kalian supaya bisa nulis,” jelas dia.
Lihat Juga :