Seskab Teddy Rapikan Komunikasi Bencana Sumatera, Presiden Prabowo Bakal Kunjungi Lokasi saat Tahun Baru
Rabu, 31 Desember 2025 - 14:43 WIB
“Belakangan ini saya melihat komunikasi pemerintah jauh lebih seragam. Konferensi pers dilakukan bersama-sama oleh kementerian dan lembaga terkait. Ini penting agar tidak ada pernyataan yang kontraproduktif dan menimbulkan kebingungan publik,” ujar Ali dihubungi, Selasa (30/12/2025).
Dia berpendapat, dalam situasi krisis seperti bencana alam, siapa yang mengambil komando komunikasi bukanlah persoalan utama. Yang lebih penting adalah efektivitas dan output komunikasi tersebut.
“Siapa yang mengoordinasikan itu teknis. Yang paling penting adalah output-nya, yakni komunikasi mampu menjembatani kebuntuan informasi dan menyampaikan gambaran penanganan bencana secara utuh dan komprehensif kepada publik,” katanya.
Baca juga: Mendagri Tito Sebut 22 Desa Hilang Akibat Bencana Sumatera, 1.580 Kantor Desa Rusak
Ali menilai di bawah koordinasi Seskab Teddy, komunikasi publik penanganan bencana di Sumatera kini berjalan lebih sistematis. Informasi mengenai kondisi lapangan, kendala teknis, hingga tahapan penanganan dan pemulihan tersampaikan secara lebih jelas.
Dia berpendapat, dalam situasi krisis seperti bencana alam, siapa yang mengambil komando komunikasi bukanlah persoalan utama. Yang lebih penting adalah efektivitas dan output komunikasi tersebut.
“Siapa yang mengoordinasikan itu teknis. Yang paling penting adalah output-nya, yakni komunikasi mampu menjembatani kebuntuan informasi dan menyampaikan gambaran penanganan bencana secara utuh dan komprehensif kepada publik,” katanya.
Baca juga: Mendagri Tito Sebut 22 Desa Hilang Akibat Bencana Sumatera, 1.580 Kantor Desa Rusak
Ali menilai di bawah koordinasi Seskab Teddy, komunikasi publik penanganan bencana di Sumatera kini berjalan lebih sistematis. Informasi mengenai kondisi lapangan, kendala teknis, hingga tahapan penanganan dan pemulihan tersampaikan secara lebih jelas.
Lihat Juga :