Bencana Hidrometeorologi Landa Indonesia Sepanjang 2025, Klaim Asuransi Meningkat
Senin, 29 Desember 2025 - 14:28 WIB
“Hambatan akses untuk melakukan verifikasi dan penilaian kerugian membuat proses klaim menjadi lebih kompleks. Bahkan hingga kini, tim klaim dan loss adjuster masih menghadapi kesulitan untuk turun langsung ke lokasi,” jelasnya.
Delil menambahkan, apabila besaran klaim nantinya tergolong sangat besar, maka penanganannya tidak hanya melibatkan perusahaan asuransi dan reasuransi dalam negeri, tetapi juga reasuransi luar negeri.
Baca juga: 15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan pada Desember 2025, Ini Namanya
Hal ini terjadi karena struktur perlindungan risiko bencana umumnya melibatkan beberapa lapis kontrak, mulai dari polis asuransi antara perusahaan asuransi dan tertanggung, perjanjian reasuransi dengan reasuransi lokal, hingga retrocession dengan reasuransi global.
“Dengan skala seperti ini, risiko harus disebar secara internasional agar stabilitas industri tetap terjaga,” katanya.
Dari sisi lini bisnis, Delil memproyeksikan asuransi umum akan menjadi sektor yang paling terdampak akibat bencana banjir, dibandingkan asuransi jiwa. Hal ini terutama karena kerusakan fisik terhadap aset.
Delil menambahkan, apabila besaran klaim nantinya tergolong sangat besar, maka penanganannya tidak hanya melibatkan perusahaan asuransi dan reasuransi dalam negeri, tetapi juga reasuransi luar negeri.
Baca juga: 15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan pada Desember 2025, Ini Namanya
Hal ini terjadi karena struktur perlindungan risiko bencana umumnya melibatkan beberapa lapis kontrak, mulai dari polis asuransi antara perusahaan asuransi dan tertanggung, perjanjian reasuransi dengan reasuransi lokal, hingga retrocession dengan reasuransi global.
“Dengan skala seperti ini, risiko harus disebar secara internasional agar stabilitas industri tetap terjaga,” katanya.
Dari sisi lini bisnis, Delil memproyeksikan asuransi umum akan menjadi sektor yang paling terdampak akibat bencana banjir, dibandingkan asuransi jiwa. Hal ini terutama karena kerusakan fisik terhadap aset.
Lihat Juga :