5 Kader Maju di Pilkada 2020 Jabar, Waketum PKB Optimistis Menang
Rabu, 16 September 2020 - 09:45 WIB
Khusus untuk Pilkada Indramayu, politikus yang akrab disapa Gus Jazil ini mengemukakan, Indramayu harus ada perubahan ke arah yang lebih baik. Dirinya mengaku heran karena selama ini Indramayu dikenal sebagai lumbung padi nasional, namun di sisi lain, daerah ini juga sebagai salah satu penerima terbesar bantuan raskin (beras untuk warga miskin) dari pemerintah.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indramayu juga berada di urutan terbawah kedua di Jabar. "Karena itu, PKB harus merapatkan barisan untuk memenangkan pasangan Sholihin-Ratnawati (Sholawat)," ujar Ketua Bidang Pemenangan PKB ini di sela acara Sosialisasi Empat Pilar MPR di Gedung Sasana Bhineka Tunggal Ika, Indramayu, Selasa (15/9/2020).
Di Pilkada Indramayu, pasangan Sholawat diusung koalisi PBK dengan Partai Demokrat, PKS, Hanura, dan PPP. Pasangan ini akan bertarung melawan tiga pasangan calon (paslon) lain, yakni Nina Agustina-Lucky Hakim, Toto Sucartono-Deis Handika, dan Daniel Muttaqin Syafiuddin-Taufik Hidayat.
Sementara itu, cabup yang diusung PKB, Sholihin, mengatakan, Sholawat akan memberikan keberkahan dengan pemberdayaan desa dan menata kota. "Tempat-tempat publik yang yang menjadi hak publik harus disediakan untuk rakyat. Alun-alun akan saya bongkar. Satpol PP akan saya tarik untuk jaga pendopo, bukan alun-alun karena alun-alun akan kami ramaikan dengan ekonomi kreatif. Alun-alun menjadi sebuah harapan dan cita-cita rakyat tumbuh subur dalam rangka memberdayakan ekonomi kecil. Bukan seperti sekarang, alun-alun seperti kuburan," tutur Sholihin.
Dirinya juga bertekat memperbaiki Indramayu sebagai daerah yang lebih sejahtera. Sebab dari 27 kabupaten/kota di Jabar, Indramayu masuk sebagai daerah termiskin kedua di Jabar. "Kami berjuang dengan semangat. Kami berangkat dari desa, membangun ekonomi Indramayu yang lebih baik," tutur dia.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indramayu juga berada di urutan terbawah kedua di Jabar. "Karena itu, PKB harus merapatkan barisan untuk memenangkan pasangan Sholihin-Ratnawati (Sholawat)," ujar Ketua Bidang Pemenangan PKB ini di sela acara Sosialisasi Empat Pilar MPR di Gedung Sasana Bhineka Tunggal Ika, Indramayu, Selasa (15/9/2020).
Di Pilkada Indramayu, pasangan Sholawat diusung koalisi PBK dengan Partai Demokrat, PKS, Hanura, dan PPP. Pasangan ini akan bertarung melawan tiga pasangan calon (paslon) lain, yakni Nina Agustina-Lucky Hakim, Toto Sucartono-Deis Handika, dan Daniel Muttaqin Syafiuddin-Taufik Hidayat.
Sementara itu, cabup yang diusung PKB, Sholihin, mengatakan, Sholawat akan memberikan keberkahan dengan pemberdayaan desa dan menata kota. "Tempat-tempat publik yang yang menjadi hak publik harus disediakan untuk rakyat. Alun-alun akan saya bongkar. Satpol PP akan saya tarik untuk jaga pendopo, bukan alun-alun karena alun-alun akan kami ramaikan dengan ekonomi kreatif. Alun-alun menjadi sebuah harapan dan cita-cita rakyat tumbuh subur dalam rangka memberdayakan ekonomi kecil. Bukan seperti sekarang, alun-alun seperti kuburan," tutur Sholihin.
Dirinya juga bertekat memperbaiki Indramayu sebagai daerah yang lebih sejahtera. Sebab dari 27 kabupaten/kota di Jabar, Indramayu masuk sebagai daerah termiskin kedua di Jabar. "Kami berjuang dengan semangat. Kami berangkat dari desa, membangun ekonomi Indramayu yang lebih baik," tutur dia.
Lihat Juga :