Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Jadi Early Warning Kelayakan Transportasi Nataru

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:25 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPR, Syaiful Huda menyatakan, kecelakaan maut yang melibatkan bus PO Cahaya Trans di Simpang Tol Krapyak, Semarang jadi alarm keras bagi kesiapan transportasi nasional jelang libur Nataru. Foto/Wisnu Wardhana
JAKARTA - Kecelakaan maut bus PO Cahaya Trans di Simpang Tol Krapyak, Semarang, Jawa Tengah jadi alarm keras bagi kesiapan transportasi nasional menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Lakalantas yang terjadi Senin (22/12/2025) dini hari itu menewaskan 16 orang.

Peristiwa tersebut harus menjadi titik balik bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan kelayakan armada. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR, Syaiful Huda. Dia menegaskan bahwa tragedi ini adalah early warning atau peringatan dini yang tidak boleh diabaikan.



Baca juga: Korban Tewas Kecelakaan Bus Cahaya Trans Tujuan Jakarta-Yogyakarta Jadi 16 Orang

Mengingat, mobilitas warga pada Nataru tahun ini diprediksi mencapai angka fantastis, yakni 119,5 juta orang, dengan konsentrasi pergerakan terbesar di Pulau Jawa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!