Puluhan Siswa SMAN 111 Jakut Ikuti Workshop Edukatif Perlindungan Anak
Rabu, 17 Desember 2025 - 21:22 WIB
SMAN 111 Jakarta Utara Bersama LexProtects menggelar workshop edukatif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai perlindungan anak, komunikasi efektif, serta keberanian menyampaikan pendapat. Foto: Ist
JAKARTA - SMA Negeri 111 Jakarta Utara Bersama LexProtects menggelar kegiatan workshop edukatif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai perlindungan anak, komunikasi efektif, serta keberanian menyampaikan pendapat. Kegiatan ini diikuti 46 pelajar SMA dan menghadirkan narasumber muda inspiratif dari LexProtects di ruang serbaguna SMAN 111 Jakarta Utara, Senin (15/12/2025).
Founder LexProtects Jayden Christian Budiman menekankan pentingnya penguatan suara anak dan remaja melalui debat, public speaking, serta literasi perlindungan anak. Perlindungan anak mencakup aspek fisik, emosional, sosial, hukum, hingga perlindungan di ruang digital.
"Kepentingan terbaik bagi anak adalah hak untuk tumbuh dan berkembang, serta pentingnya peran bersama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Konsep Kota Layak Anak perlu ada untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan sosial anak," ujar Jayden, penerima internal scholarship awardee di Singapura.
Untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa, kegiatan workshop dilengkapi dengan praktik debat dan public speaking. Melalui simulasi debat, siswa dilatih berpikir kritis, menyampaikan pendapat secara logis, serta menghargai perbedaan pandangan.
Kegiatan ini sekaligus menyemangati siswa-siswi SMAN 111 Jakarta Utara untuk semakin percaya diri, mampu berkomunikasi yang baik, serta memiliki kesadaran akan hak dan tanggung jawab mereka sebagai anak dan warga negara.
Guru Bidang Kesiswaan SMA Negeri 111 Jakarta Utara Tri Surtiningsih mengapresiasi kegiatan ini dengan harapan para siswa tidak hanya memiliki pengetahuan dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pengembangan karakter, kepercayaan diri, dan pemahaman hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.
Founder LexProtects Jayden Christian Budiman menekankan pentingnya penguatan suara anak dan remaja melalui debat, public speaking, serta literasi perlindungan anak. Perlindungan anak mencakup aspek fisik, emosional, sosial, hukum, hingga perlindungan di ruang digital.
"Kepentingan terbaik bagi anak adalah hak untuk tumbuh dan berkembang, serta pentingnya peran bersama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Konsep Kota Layak Anak perlu ada untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan sosial anak," ujar Jayden, penerima internal scholarship awardee di Singapura.
Untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa, kegiatan workshop dilengkapi dengan praktik debat dan public speaking. Melalui simulasi debat, siswa dilatih berpikir kritis, menyampaikan pendapat secara logis, serta menghargai perbedaan pandangan.
Kegiatan ini sekaligus menyemangati siswa-siswi SMAN 111 Jakarta Utara untuk semakin percaya diri, mampu berkomunikasi yang baik, serta memiliki kesadaran akan hak dan tanggung jawab mereka sebagai anak dan warga negara.
Guru Bidang Kesiswaan SMA Negeri 111 Jakarta Utara Tri Surtiningsih mengapresiasi kegiatan ini dengan harapan para siswa tidak hanya memiliki pengetahuan dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pengembangan karakter, kepercayaan diri, dan pemahaman hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.
(jon)
Lihat Juga :