Demo Ribuan Driver Online Tidak Sia-sia, Ini Hasilnya
Selasa, 15 September 2020 - 22:57 WIB
Dengan sasaran yakni Kantor Dishub Jawa Timur, Kantor Diskominfo Jawa Timur, Kantor Polda Jawa Timur, Kantor KPPU Jawa Timur, Kantor Aplikasi Grab di Jalan Pemuda dan berakhir di Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan.
Akibatnya, timbul kemacetan yang cukup parah di rute yang dilalui peserta aksi.
"Saya atas nama rekan-rekan yang melakukan aksi pada hari ini (15/9) meminta maaf yang sebesar-besarnya pada masyarakat Surabaya," ucap Daniel yang juga Humas Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur.
Selama berlangsungnya demonstrasi, para driver online juga sepakat off bid (mematikan aplikasi untuk tidak mengangkut penumpang atau barang) hingga tuntutan dipenuhi.
Meski sempat terjadi aksi sweeping, bagi ojol yang masih mengangkut penumpang, namun tidak sampai terjadi tindak kekerasan.
Malah, mereka yang terkena sweeping, disuruh naik di atas mobil komando dan menyanyikan lagu nasional seperti Indonesia Raya serta menghafal sila-sila Pancasila.
Yang menarik, terkait aksi demo yang berlangsung, pihak aplikasi seperti Gojek sampai mengeluarkan notif untuk mentiadakan performa hingga paling lambat tanggal 16 September 2020, dan menghimbau kepada mitra agar tetap tenang, serta menghindari daerah yang berisiko selagi mengambil order.
Akibatnya, timbul kemacetan yang cukup parah di rute yang dilalui peserta aksi.
"Saya atas nama rekan-rekan yang melakukan aksi pada hari ini (15/9) meminta maaf yang sebesar-besarnya pada masyarakat Surabaya," ucap Daniel yang juga Humas Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur.
Selama berlangsungnya demonstrasi, para driver online juga sepakat off bid (mematikan aplikasi untuk tidak mengangkut penumpang atau barang) hingga tuntutan dipenuhi.
Meski sempat terjadi aksi sweeping, bagi ojol yang masih mengangkut penumpang, namun tidak sampai terjadi tindak kekerasan.
Malah, mereka yang terkena sweeping, disuruh naik di atas mobil komando dan menyanyikan lagu nasional seperti Indonesia Raya serta menghafal sila-sila Pancasila.
Yang menarik, terkait aksi demo yang berlangsung, pihak aplikasi seperti Gojek sampai mengeluarkan notif untuk mentiadakan performa hingga paling lambat tanggal 16 September 2020, dan menghimbau kepada mitra agar tetap tenang, serta menghindari daerah yang berisiko selagi mengambil order.
(nun)
Lihat Juga :