Demo Ribuan Driver Online Tidak Sia-sia, Ini Hasilnya

Selasa, 15 September 2020 - 22:57 WIB
Para driver online melakukan aksi di Surabaya, Selasa (15/9/2020). Foto: SINDONews/Ali Masduki
SURABAYA - Demo yang diikuti ribuan driver online yang bertajuk Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jilid 2, Selasa (15/9) menghasilkan beberapa kesepakatan.

Di antaranya, terkait Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk driver online akan dikucurkan dengan catatan belum masuk dalam program bantuan manapun juga.



Mekanisme pendataan, pihak Frontal dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur akan berkoordinasi secara intensif.(Baca juga : Permenhub No 12/2019 Ciptakan Sistem Suspensi yang Adil Bagi Mitra Ojek Online )

Lalu, untuk legalitas R2 (ojol), Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur akan segera bersurat ke Kementerian Perhubungan agar segera mengeluarkan keputusan Menteri Perhubungan.

Sedangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur akan segera bersurat kepada Kemenkominfo atas ketidakkooperatifan aplikator transportasi online (Grab, Gojek, Deliveree, Maxim, Indriver) atas permasalahan yang terjadi di Jawa Timur, sehingga perlu ketegasan dalam pembinaan dan pengawasannya.

Tak hanya itu, dalam seminggu ke depan, Diskominfo Provinsi Jawa Timur akan memanggil aplikator untuk konsolidasi bersama perwakilan dari Frontal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!