Sekjen WZWF di ICONZ-9, BAZNAS Jadi Model Modernisasi Zakat Dunia
Jum'at, 12 Desember 2025 - 08:27 WIB
General Secretary World Zakat and Waqf Forum (WZWF) H.E. Datuk Dr. Ghazali Md
General Secretary World Zakat and Waqf Forum (WZWF) H.E. Datuk Dr. Ghazali Md, menegaskan, perlunya arsitektur baru filantropi global untuk menjawab krisis kemanusiaan serta ketimpangan dunia yang terus meningkat. Ia menilai, Indonesia melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya tata kelola filantropi yang lebih adil dan inklusif.
Datuk Ghazali menyebut dunia saat ini berada dalam kondisi yang rapuh, ditandai ketimpangan kekayaan ekstrem, konflik berkepanjangan, guncangan iklim, hingga meningkatnya kebutuhan kemanusiaan yang tak lagi mampu ditangani pemerintah. Situasi ini, menurutnya, menuntut lahirnya “kompas moral” baru bagi umat manusia.
“Kita hidup di era di mana 10 persen orang terkaya menguasai 90 persen kekayaan dunia. Karena itu, dunia membutuhkan kerangka baru yang menggabungkan nilai keadilan, solidaritas, dan kepedulian atau kasih sayang,” ujar Datuk Ghazali dalam acara The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) yang diselenggarakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Ia menekankan, keuangan sosial Islam, khususnya zakat dan wakaf, memiliki potensi besar untuk menjadi solusi sistemik terhadap permasalahan kemanusiaan. Zakat dan wakaf, katanya, bukan hanya kewajiban keagamaan, melainkan kebaikan publik yang mendukung semua sektor, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga individu.
Datuk Ghazali menyebut dunia saat ini berada dalam kondisi yang rapuh, ditandai ketimpangan kekayaan ekstrem, konflik berkepanjangan, guncangan iklim, hingga meningkatnya kebutuhan kemanusiaan yang tak lagi mampu ditangani pemerintah. Situasi ini, menurutnya, menuntut lahirnya “kompas moral” baru bagi umat manusia.
“Kita hidup di era di mana 10 persen orang terkaya menguasai 90 persen kekayaan dunia. Karena itu, dunia membutuhkan kerangka baru yang menggabungkan nilai keadilan, solidaritas, dan kepedulian atau kasih sayang,” ujar Datuk Ghazali dalam acara The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) yang diselenggarakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Ia menekankan, keuangan sosial Islam, khususnya zakat dan wakaf, memiliki potensi besar untuk menjadi solusi sistemik terhadap permasalahan kemanusiaan. Zakat dan wakaf, katanya, bukan hanya kewajiban keagamaan, melainkan kebaikan publik yang mendukung semua sektor, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga individu.
Lihat Juga :