Bibit Siklon Intai Wilayah Indonesia, BNPB: Waspada Cuaca Ekstrem

Jum'at, 12 Desember 2025 - 22:25 WIB
Aam menegaskan bahwa masyarakat perlu mewaspadai risiko banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang dapat dipicu oleh dua bibit siklon tersebut. "BNPB mengimbau mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem ," imbaunya.

BNPB juga mengingatkan sejumlah langkah pencegahan, seperti memangkas pohon yang rapuh, memeriksa kekuatan bangunan, menyimpan dokumen dan perangkat elektronik penting di tempat aman, serta menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan dasar untuk tiga hari.

Aam menambahkan bahwa pemantauan cuaca harus dilakukan secara berkala melalui sumber resmi. "Jika hujan deras terjadi lebih dari satu jam, masyarakat hendaknya bersiap melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman," ujarnya.

Baca Juga: Gun Gun Heryanto: Pemerintah Harus Punya Protokol Komunikasi Bencana

Terpisah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bibit siklon tropis 93S tengah berkembang di Samudra Hindia sebelah selatan Bali-Nusa Tenggara. Bibit siklon ini juga berpotensi menyebabkan cuaca ekstrem di sejumlah lokasi.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan bibit siklon tropis 93S memang menjauhi wilayah Indonesia dan berpeluang rendah menjadi siklon tropis. Namun demikian, dampak tidak langsung pergerakan siklon tropis akan membuat sejumlah wilayah mengalami perubahan cuaca ekstrem.

"Secara tidak langsung, 93S juga memicu potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, yaitu hujan dengan intensitas sedang-lebat," ujar Guswanto dalam konferensi pers, Jumat (12/12/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!