Peduli Korban Bencana Sumatera, 98 Resolution Network dan Pegadaian Gelar Aksi Sosial
Sabtu, 06 Desember 2025 - 22:52 WIB
“Musibah ini adalah cobaan bagi kita semua, terutama bagi para korban. Kami dari 98 Resolution Network bersama seluruh peserta WPW menyampaikan duka mendalam. Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menegakkan solidaritas dan gotong royong baik melalui bantuan materiil, imateriil, maupun doa,” tegasnya, Sabtu (6/12/2025).
Rahman juga menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah cepat pemerintah dalam penanganan bencana. “Kami percaya pemerintah Prabowo bergerak cepat dalam tahap tanggap darurat hingga pemulihan dan rekonstruksi ke depan. Kami yakin upaya terbaik sedang dilakukan demi keselamatan warga,” ujarnya.
Selain bantuan kemanusiaan, 98 Resolution Network menilai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pemegang izin pengelolaan hutan, terutama terkait dampak deforestasi dan pemenuhan kewajiban lingkungan seperti reboisasi.
Baca juga: Polri Sebut 185 Jenazah Korban Banjir di Sumatera Barat Telah Teridentifikasi
“Evaluasi ini krusial. Dampak bencana yang luas dan banyaknya korban menunjukkan perlunya penataan ulang pengelolaan hutan. Pemerintah harus memastikan adanya langkah pencegahan dan revitalisasi agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tambah Rahman.
Rahman juga menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah cepat pemerintah dalam penanganan bencana. “Kami percaya pemerintah Prabowo bergerak cepat dalam tahap tanggap darurat hingga pemulihan dan rekonstruksi ke depan. Kami yakin upaya terbaik sedang dilakukan demi keselamatan warga,” ujarnya.
Selain bantuan kemanusiaan, 98 Resolution Network menilai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pemegang izin pengelolaan hutan, terutama terkait dampak deforestasi dan pemenuhan kewajiban lingkungan seperti reboisasi.
Baca juga: Polri Sebut 185 Jenazah Korban Banjir di Sumatera Barat Telah Teridentifikasi
“Evaluasi ini krusial. Dampak bencana yang luas dan banyaknya korban menunjukkan perlunya penataan ulang pengelolaan hutan. Pemerintah harus memastikan adanya langkah pencegahan dan revitalisasi agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tambah Rahman.
Lihat Juga :