Santri Pesantren Teknologi Majapahit Juara 1 JYCC 2025, Temukan Inovasi Deteksi Autisme

Kamis, 04 Desember 2025 - 09:38 WIB
Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan serta semangat para peserta. "Mari kita jaga bersama ruang digital ini, dan mari kita terus saling belajar. Dalam urusan teknologi, yang terbaik bukanlah yang paling canggih, tetapi yang selalu mau belajar,” ujarnya.

Ketua Program Studi Sistem Informasi Ubaya, Dr. Dhiani Tresna Absari, turut memberikan pujian kepada para finalis. "Kalian adalah calon inovator muda dengan talenta digital emas. Ini bukti bahwa umur bukan hambatan bagi Jawa Timur yang tangguh," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Ubaya siap memberikan beasiswa hingga 75% bagi para pemenang sebagai bentuk komitmen mencetak generasi digital yang berdampak bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Jatim, Gugi Alifrianto Wicaksono, menegaskan tujuan kegiatan ini untuk memantik kreativitas pemuda. "Ide-ide kalian sangat luar biasa. Keluarkan kemampuan terbaik sebagai calon inovator digital Jawa Timur," pesannya.

Keberhasilan Tim Phoevaya tidak hanya membanggakan Pesantren Teknologi Majapahit, tetapi juga membuktikan bahwa santri PTM mampu bersaing di tingkat provinsi dan menghasilkan inovasi berdampak sosial. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berkarya, dan membawa manfaat melalui teknologi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!