Santri Pesantren Teknologi Majapahit Juara 1 JYCC 2025, Temukan Inovasi Deteksi Autisme

Kamis, 04 Desember 2025 - 09:38 WIB
loading...
Santri Pesantren Teknologi...
Rektor Universitas Surabaya (UBAYA) Dr. Benny Lianto foto bersama santri Pesantren Teknologi Majapahit (PTM) saat penyerahan hadiah juara 1 di ajang Jatim Youth Codepreneur Challenge (JYCC) 2025. FOTO/IST
A A A
MOJOKERTO - Prestasi membanggakan ditorehkan santri SMA Pesantren Teknologi Majapahit (PTM), Mojokerto, Jawa Timur. Tim Phoevaya santri PTM berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Jatim Youth Codepreneur Challenge (JYCC) 2025, sebuah kompetisi pengembangan aplikasi IT untuk solusi bisnis yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Surabaya (Ubaya).

Tim Phoevaya terdiri dari Abhinaya Hayuning Gusti Kelas XI SMA Teknologi Majapahit, asal Jember (Project Manager), M. Zaafarani Hamizan Kelas XI SMA Teknologi Majapahit, asal Surabaya (Backend Developer), dan Agha Mahya Dayuga Kelas X SMA Teknologi Majapahit, asal Malang (Frontend Developer & Desainer UI/UX).

Pada tahun ini, JYCC mencatat antusiasme tinggi dengan total 75 tim pendaftar dengan masing-masing tim terdiri dari 5 siswa dari berbagai SMA/SMK di Jawa Timur.

Dari jumlah tersebut, 50 tim melaju ke babak penyisihan. Final JYCC 2025 menghadirkan 15 tim terbaik dan dilaksanakan di Gedung Perpustakaan Lantai 5, Kampus Ubaya Tenggilis.

Pada tahap inilah Tim Phoevaya menunjukkan performa terbaiknya melalui penilaian Live Coding, Presentasi Sistem, dan Presentasi Coding, sehingga meraih skor tertinggi 603,7.

Tim Phoevaya mengembangkan CalmiBand, sebuah gelang pintar yang dirancang untuk membantu anak autistik dengan memantau tingkat emosi dan stres secara real time.

Inovasi ini menggabungkan teknologi wearable dan pemrosesan data untuk memberikan dukungan responsif yang dapat dimanfaatkan orang tua maupun pendamping anak berkebutuhan khusus.

Solusi ini dinilai memiliki nilai sosial yang kuat serta menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi alat efektif untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat.

"Tentu kami sangat bersyukur santri-santri kami mampu meraih prestasi di level ini. Selain membesarkan hati kami semua, Inovasi dari santri-santri PTM diharapkan bermanfaat buat masyarakat luas," kata Pimpinan Pesantren PTM, KH. Munif Attamimi.

Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan serta semangat para peserta. "Mari kita jaga bersama ruang digital ini, dan mari kita terus saling belajar. Dalam urusan teknologi, yang terbaik bukanlah yang paling canggih, tetapi yang selalu mau belajar,” ujarnya.

Ketua Program Studi Sistem Informasi Ubaya, Dr. Dhiani Tresna Absari, turut memberikan pujian kepada para finalis. "Kalian adalah calon inovator muda dengan talenta digital emas. Ini bukti bahwa umur bukan hambatan bagi Jawa Timur yang tangguh," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Ubaya siap memberikan beasiswa hingga 75% bagi para pemenang sebagai bentuk komitmen mencetak generasi digital yang berdampak bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Jatim, Gugi Alifrianto Wicaksono, menegaskan tujuan kegiatan ini untuk memantik kreativitas pemuda. "Ide-ide kalian sangat luar biasa. Keluarkan kemampuan terbaik sebagai calon inovator digital Jawa Timur," pesannya.

Keberhasilan Tim Phoevaya tidak hanya membanggakan Pesantren Teknologi Majapahit, tetapi juga membuktikan bahwa santri PTM mampu bersaing di tingkat provinsi dan menghasilkan inovasi berdampak sosial. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berkarya, dan membawa manfaat melalui teknologi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Pegadaian Buktikan Kualitas...
Pegadaian Buktikan Kualitas Layanan Terbaik lewat Borong Awards di Asia Pasifik
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Rekomendasi
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Infografis
Daftar Juara Piala Afrika...
Daftar Juara Piala Afrika Sepanjang Sejarah, Mesir Terbanyak!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved