Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemenhut Komitmen Perkuat Perhutanan Sosial
Rabu, 26 November 2025 - 17:07 WIB
Konsistensi kebijakan kehutanan nasional membuat Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mendapat penghargaan kategori “Tokoh Pendorong Perhutanan Sosial untuk Kesejahteraan Rakyat". Penghargaan diterima oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kehutanan Mahfudz, di Jakarta, tadi malam.
Raja Antoni menegaskan penghargaan tersebut adalah bentuk pengakuan terhadap kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. “Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya, tetapi untuk Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan perintah dan instruksi yang clear bahwa hutan sebagai sumberdaya hendaknya tidak hanya dikuasai oleh berpunya saja tapi didistribusikan kepada rakyat para petani hutan kita," ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Raja Antoni juga mengungkapkan penghargaan ini ditujukan untuk semua pejuang Perhutanan Sosial - para pendamping lapangan, organisasi masyarakat sipil, pemerintah daerah, dan terutama masyarakat di desa-desa sekitar hutan yang setiap hari menjaga hutan dengan ketulusan dan kerja keras.
Baca juga: COP30 di Brasil, RI Perkuat Kolaborasi Global Pengelolaan Gambut Tropis
“Perhutanan Sosial bukan hanya program teknis, tetapi gerakan perubahan nasional. Perhutanan Sosial bagi kami adalah gerakan bersama untuk memastikan keadilan akses kelola, membuka peluang ekonomi yang nyata bagi rakyat, dan menjaga kelestarian hutan dari generasi ke generasi," katanya.
Raja Antoni menegaskan penghargaan tersebut adalah bentuk pengakuan terhadap kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. “Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya, tetapi untuk Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan perintah dan instruksi yang clear bahwa hutan sebagai sumberdaya hendaknya tidak hanya dikuasai oleh berpunya saja tapi didistribusikan kepada rakyat para petani hutan kita," ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Raja Antoni juga mengungkapkan penghargaan ini ditujukan untuk semua pejuang Perhutanan Sosial - para pendamping lapangan, organisasi masyarakat sipil, pemerintah daerah, dan terutama masyarakat di desa-desa sekitar hutan yang setiap hari menjaga hutan dengan ketulusan dan kerja keras.
Baca juga: COP30 di Brasil, RI Perkuat Kolaborasi Global Pengelolaan Gambut Tropis
“Perhutanan Sosial bukan hanya program teknis, tetapi gerakan perubahan nasional. Perhutanan Sosial bagi kami adalah gerakan bersama untuk memastikan keadilan akses kelola, membuka peluang ekonomi yang nyata bagi rakyat, dan menjaga kelestarian hutan dari generasi ke generasi," katanya.
Lihat Juga :