Bos Astra Ungkap Kolaborasi dan Kearifan Lokal di Kampung Berseri Desa Les Bali Utara
Kamis, 13 November 2025 - 21:10 WIB
Garam palungan Les dibuat melalui proses alami menggunakan batang kelapa dan sinar matahari, tanpa bahan tambahan. Dalam satu musim kemarau, masyarakat mampu memproduksi dua hingga tiga ton garam yang kini telah dipasarkan melalui BUMDes Giri Segara menjangkau pasar di Pulau Jawa hingga Batam.
“Kami bekerja mengikuti ritme alam. Gunung memberi, laut menerima. Dari proses itu lahir garam yang lembut, gurih, dan membawa berkah bagi keluarga kami,” kata Penggerak Kampung Berseri Astra Les Nyoman Nadiana.
Sejak 2018, Astra mendampingi masyarakat Les melalui pelatihan kewirausahaan, digital marketing, pengemasan produk, serta pengelolaan homestay wisata. Pihaknya juga membantu peningkatan infrastruktur desa wisata seperti perbaikan jalur menuju Air Terjun Les dan peningkatan kapasitas pengelola homestay, sehingga wisata berbasis komunitas dapat tumbuh tanpa kehilangan karakter tenang dan bersih yang menjadi ciri khas desa ini.
Selama ini, Astra telah menyelenggarakan lebih dari 10 pelatihan kewirausahaan mencakup pelatihan branding produk lokal, pengemasan hasil garam, digital marketing, serta pengelolaan homestay wisata. Kemudian, memberikan peralatan produksi garam dan mendukung promosi melalui BUMDes Giri Segara agar produk garam Les dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Kampung Berseri Astra Les juga dikenal dengan Air Terjun Les yang memiliki ketinggian hampir 30 meter dikelilingi hutan tropis dan jalur trekking yang menantang. Di tepi pantai, pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan garam atau aktivitas nelayan yang berangkat melaut dengan perahu kecil.
“Kami bekerja mengikuti ritme alam. Gunung memberi, laut menerima. Dari proses itu lahir garam yang lembut, gurih, dan membawa berkah bagi keluarga kami,” kata Penggerak Kampung Berseri Astra Les Nyoman Nadiana.
Sejak 2018, Astra mendampingi masyarakat Les melalui pelatihan kewirausahaan, digital marketing, pengemasan produk, serta pengelolaan homestay wisata. Pihaknya juga membantu peningkatan infrastruktur desa wisata seperti perbaikan jalur menuju Air Terjun Les dan peningkatan kapasitas pengelola homestay, sehingga wisata berbasis komunitas dapat tumbuh tanpa kehilangan karakter tenang dan bersih yang menjadi ciri khas desa ini.
Selama ini, Astra telah menyelenggarakan lebih dari 10 pelatihan kewirausahaan mencakup pelatihan branding produk lokal, pengemasan hasil garam, digital marketing, serta pengelolaan homestay wisata. Kemudian, memberikan peralatan produksi garam dan mendukung promosi melalui BUMDes Giri Segara agar produk garam Les dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Kampung Berseri Astra Les juga dikenal dengan Air Terjun Les yang memiliki ketinggian hampir 30 meter dikelilingi hutan tropis dan jalur trekking yang menantang. Di tepi pantai, pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan garam atau aktivitas nelayan yang berangkat melaut dengan perahu kecil.
Lihat Juga :