Disdik Kalteng Bersama Kemenkeu Edukasi Keuangan Negara untuk 30.000 Siswa SMA
Rabu, 12 November 2025 - 17:43 WIB
Kepala SMAN 4 Palangka Raya Sudiro, mengaku bangga menjadi tuan rumah kegiatan berskala besar tersebut. “Ini sebuah kehormatan bagi kami karena pelaksanaannya melibatkan seluruh sekolah se-Kalteng. Kami sudah menyiapkan sarana pendukung dan menyiapkan siswa agar dapat mengikuti kegiatan dengan baik. Mudah-mudahan ke depan bukan hanya dari Kemenkeu, tapi juga dari instansi lain yang bisa berbagi ilmu di dunia pendidikan,” ujarnya.
Sudiro juga mendorong para siswa untuk menjadikan kegiatan ini sebagai inspirasi dalam mengejar cita-cita. “Siapa tahu ada anak-anak kita yang kelak bisa masuk STAN. Karena itu, saya tekankan pentingnya menguasai matematika sejak dini,” tambahnya.
Salah satu peserta, Christian Harten dari SMAN 4 Palangka Raya, mengaku banyak mendapatkan wawasan baru. “Kami belajar banyak hal baru tentang keuangan negara, dan penyampaiannya menyenangkan, tidak tegang sama sekali,” ucapnya.
Hal serupa disampaikan Anggelina Christy O.H., yang menilai para pengajar dari Kemenkeu sangat interaktif. “Kakak-kakak pengajarnya seru dan humble banget. Kami belajar APBN, APBD, dan cara mengelola keuangan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat,” tuturnya.
Sementara Jenifer Justin Aprilia, siswa kelas XII, mengaku termotivasi setelah mengenal struktur dan sistem kerja di Kemenkeu. “Saya jadi paham bagaimana sistem di Kemenkeu dan jadi lebih sadar pentingnya menjaga rupiah. Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami,” katanya penuh semangat.
Kolaborasi antara Disdik Kalteng dan Kemenkeu ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana inovasi pendidikan dan teknologi mampu menyatukan ribuan siswa dalam satu ruang belajar besar, membangun literasi keuangan nasional sejak dini, langsung dari ruang kelas di Kalimantan Tengah.
Sudiro juga mendorong para siswa untuk menjadikan kegiatan ini sebagai inspirasi dalam mengejar cita-cita. “Siapa tahu ada anak-anak kita yang kelak bisa masuk STAN. Karena itu, saya tekankan pentingnya menguasai matematika sejak dini,” tambahnya.
Salah satu peserta, Christian Harten dari SMAN 4 Palangka Raya, mengaku banyak mendapatkan wawasan baru. “Kami belajar banyak hal baru tentang keuangan negara, dan penyampaiannya menyenangkan, tidak tegang sama sekali,” ucapnya.
Hal serupa disampaikan Anggelina Christy O.H., yang menilai para pengajar dari Kemenkeu sangat interaktif. “Kakak-kakak pengajarnya seru dan humble banget. Kami belajar APBN, APBD, dan cara mengelola keuangan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat,” tuturnya.
Sementara Jenifer Justin Aprilia, siswa kelas XII, mengaku termotivasi setelah mengenal struktur dan sistem kerja di Kemenkeu. “Saya jadi paham bagaimana sistem di Kemenkeu dan jadi lebih sadar pentingnya menjaga rupiah. Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami,” katanya penuh semangat.
Kolaborasi antara Disdik Kalteng dan Kemenkeu ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana inovasi pendidikan dan teknologi mampu menyatukan ribuan siswa dalam satu ruang belajar besar, membangun literasi keuangan nasional sejak dini, langsung dari ruang kelas di Kalimantan Tengah.
(cip)
Lihat Juga :